Produksi Tembaga Cile

Nilai Produksi Tembaga terbaru untuk Cile

Harga

369.500 Ton metrik

Perubahan +/-

-33.924 Ton metrik

Perubahan Persentase

-8,41 %

Rata-rata

464.243,78 Ton metrik

Tertinggi sepanjang masa

567.129,00 Ton metrik

1/12/2024

Terendah sepanjang masa

356.200,00 Ton metrik

1/2/2011

Nilai terkini dari Produksi Tembaga di Cile adalah 369.500 Ton metrik. Produksi Tembaga di Cile menurun menjadi 369.500 Ton metrik pada 1/8/2026, setelah sebelumnya 403.424 Ton metrik pada 1/7/2026. Dari 1/1/2011 hingga 1/8/2026, rata-rata GDP di Cile adalah 464.243,78 Ton metrik. Rekor tertinggi sepanjang waktu dicapai pada 1/12/2024 dengan 567.129,00 Ton metrik, sementara nilai terendah tercatat pada 1/2/2011 dengan 356.200,00 Ton metrik.

Sumber: National Institute of Statistics, Chile

Produksi Tembaga di Cile turun pada 1/8/2026 dari 403.424 Ton metrik pada 1/7/2026 menjadi 369.500 Ton metrik. Produksi Tembaga di Cile rata-rata 464.243,78 Ton metrik dari 1/1/2011 hingga 1/8/2026, mencapai rekor tertinggi sepanjang masa 567.129,00 Ton metrik pada 1/12/2024, dan rekor terendah 356.200,00 Ton metrik pada 1/2/2011.

Produksi Tembaga

Produksi Tembaga

  • 3 tahun

  • 5 tahun

  • 10 tahun

  • Maks

Produksi Tembaga
Tanggal
Produksi Tembaga
1 Jan 2026
413.712,00 Tonnes
2 Jan 2026
378.264,00 Tonnes
3 Jan 2026
434.488,00 Tonnes
4 Jan 2026
399.954,00 Tonnes
5 Jan 2026
423.623,00 Tonnes
6 Jan 2026
447.294,00 Tonnes
7 Jan 2026
403.424,00 Tonnes
8 Jan 2026
369.500,00 Tonnes
Akses data ini lewat Eulerpool API

Produksi Tembaga Riwayat

Produksi Tembaga — Riwayat
TanggalNilai
369.500 Ton metrik
403.424 Ton metrik
447.294 Ton metrik
423.623 Ton metrik
399.954 Ton metrik
434.488 Ton metrik
378.264 Ton metrik
413.712 Ton metrik
540.221 Ton metrik
451.874 Ton metrik
...

Apa itu Produksi Tembaga?

Produksi Tembaga merupakan salah satu sektor krusial dalam ranah ekonomi makro yang memegang peranan penting bagi banyak negara di dunia, termasuk Indonesia. Sebagai komoditas logam yang memiliki berbagai aplikasi industri, tembaga sangat penting dalam perkembangan infrastruktur, teknologi, serta banyak sektor lainnya. Situs web kami, eulerpool, menyediakan data makroekonomi yang komprehensif, termasuk data produksi tembaga global dan nasional, yang sangat penting untuk analisis ekonomi dan pengambilan keputusan. Tembaga adalah jenis logam yang digunakan dalam banyak industri karena sifatnya yang luar biasa seperti konduktivitas listrik dan termal yang tinggi, tahan karat, dan mudah diolah. Dalam industri listrik, tembaga adalah bahan utama untuk kabel dan komponen lainnya, karena efisiensi dan daya tahannya. Industri telekomunikasi juga sangat bergantung pada tembaga untuk infrastruktur jaringan dan perangkat keras. Selain itu, tembaga juga digunakan dalam industri konstruksi sebagai bahan pipa, atap, dan komponen struktural lainnya. Dalam konteks makroekonomi, tembaga sering dilihat sebagai indikator kesehatan ekonomi global. Produksi dan konsumsi tembaga dapat mencerminkan tingkat aktivitas industri dan pembangunan infrastruktur di berbagai negara. Ketika produksi atau konsumsi tembaga meningkat, itu sering dianggap sebagai tanda bahwa ekonomi sedang berkembang dan banyak proyek infrastruktur sedang berjalan. Sebaliknya, penurunan dalam produksi atau konsumsi tembaga bisa menjadi tanda perlambatan ekonomi. Indonesia, sebagai salah satu produsen tembaga terbesar di dunia, memainkan peranan penting dalam pasar global. Sumber daya alam yang melimpah di Indonesia termasuk salah satu tambang tembaga terbesar di dunia, yaitu Grasberg di Papua, yang dioperasikan oleh PT Freeport Indonesia. Produksi tembaga Indonesia tidak hanya berkorelasi dengan pertumbuhan ekonomi domestik tetapi juga memiliki dampak signifikan pada pasar tembaga global. Di eulerpool, kami menyediakan data produksi tembaga yang terperinci, meliputi statistik dari berbagai negara produsen utama, tren produksi dari waktu ke waktu, serta perbandingan antar negara. Data kami mencakup informasi tentang volume produksi, harga tembaga, serta dampak kebijakan ekonomi terhadap industri tembaga. Informasi ini sangat penting bagi para investor, pembuat kebijakan, dan akademisi yang memerlukan analisis mendalam tentang dinamika pasar tembaga. Tren produksi tembaga sering kali dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk harga komoditas di pasar internasional, kebijakan pemerintah, serta perkembangan teknologi penambangan dan pengolahan. Misalnya, fluktuasi harga tembaga di pasar global dapat mempengaruhi keputusan investasi perusahaan tambang. Di sisi lain, kebijakan pemerintah terkait dengan lingkungan dan regulasi pertambangan juga dapat mempengaruhi produksi tembaga. Di Indonesia, berbagai kebijakan telah diberlakukan untuk mengatur industri pertambangan, termasuk pembatasan ekspor bahan mentah dan insentif untuk pembangunan smelter lokal. Selain itu, perkembangan teknologi dalam penambangan tembaga juga memainkan peranan krusial. Teknologi baru yang lebih efisien dan ramah lingkungan dapat meningkatkan kadar produksi serta mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan. Hal ini menjadi semakin penting dalam era modern di mana isu-isu lingkungan semakin menjadi fokus utama dalam diskusi global. Tidak hanya itu, permintaan akan tembaga juga dapat dipengaruhi oleh perkembangan teknologi lainnya, terutama yang berkaitan dengan energi baru dan terbarukan. Misalnya, penggunaan tembaga dalam pembuatan panel surya, turbin angin, dan baterai untuk kendaraan listrik telah meningkat secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini memperlihatkan bagaimana dinamika pasar tembaga tidak hanya ditentukan oleh faktor tradisional tetapi juga oleh inovasi-inovasi teknologi yang sedang berkembang. Dalam analisis makroekonomi, penting untuk memahami bahwa produksi tembaga tidak hanya mencerminkan aspek ekonomi tetapi juga sosial dan politik di suatu negara. Industri tembaga sering kali melibatkan tenaga kerja dalam jumlah besar dan memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan negara. Oleh karena itu, perubahan dalam industri tembaga dapat memiliki dampak luas tidak hanya terhadap kesejahteraan ekonomi tetapi juga terhadap stabilitas sosial dan politik. Melalui eulerpool, pengguna dapat mengakses data dan analisis terkini mengenai produksi tembaga di berbagai negara. Kami menyediakan laporan yang komprehensif, grafik interaktif, serta alat analisis yang memudahkan para pengguna dalam memahami dinamika industri tembaga. Data yang akurat dan up-to-date adalah kunci bagi para pemangku kepentingan untuk membuat keputusan yang tepat dan strategis dalam konteks ekonomi global yang terus berubah. Sebagai kesimpulan, produksi tembaga adalah aspek penting dalam ekonomi makro yang memiliki dampak luas terhadap berbagai sektor industri. Dengan memahami tren dan dinamika dalam produksi tembaga, kita bisa mendapatkan gambaran yang lebih jelas tentang kondisi ekonomi global. Di eulerpool, kami berkomitmen untuk menyediakan data yang berkualitas dan analisis yang mendalam untuk membantu pengguna dalam memahami dan memantau perkembangan industri tembaga secara efektif.

Produksi Tembaga Cile — FAQ

Berapa Produksi Tembaga saat ini di Cile?

Produksi Tembaga saat ini di Cile adalah 369.500 Ton metrik per 1/8/2026.

Bagaimana perubahan Produksi Tembaga di Cile belakangan ini?

Produksi Tembaga di Cile turun dari 403.424 Ton metrik (1/7/2026) menjadi 369.500 Ton metrik (1/8/2026).

Berapa rekor tertinggi Produksi Tembaga di Cile?

Rekor tertinggi Produksi Tembaga di Cile adalah 567.129,00 Ton metrik, tercatat pada 1/12/2024.

Berapa rekor terendah Produksi Tembaga di Cile?

Rekor terendah Produksi Tembaga di Cile adalah 356.200,00 Ton metrik, tercatat pada 1/2/2011.

Berapa rata-rata historis Produksi Tembaga di Cile?

Rata-rata historis Produksi Tembaga di Cile adalah 464.243,78 Ton metrik, dihitung dari 1/1/2011 hingga 1/8/2026.

Dari mana data Produksi Tembaga untuk Cile berasal?

Data Produksi Tembaga untuk Cile bersumber dari National Institute of Statistics, Chile dan dipublikasikan di Eulerpool.

Alat dan analisis lainnya

Alat gratis dan data pasar dari Eulerpool.