Azerbaijan Produk Domestik Bruto (PDB) dari Pertanian

Harga

Harga

207,1 Juta. AZN

Perubahan +/-

-248,1 Juta. AZN

Perubahan Persentase

-54,50 %

Nilai saat ini dari Produk Domestik Bruto (PDB) dari Pertanian di Azerbaijan adalah 207,1 Juta. AZN. Produk Domestik Bruto (PDB) dari Pertanian di Azerbaijan menurun menjadi 207,1 Juta. AZN pada 1/3/2026, setelah sebelumnya 455,2 Juta. AZN pada 1/12/2025. Dari 1/3/2001 hingga 1/3/2026, rata-rata PDB di Azerbaijan adalah 357,77 Juta. AZN. Tertinggi sepanjang masa dicapai pada 1/9/2024 dengan 831,00 Juta. AZN, sementara nilai terendah tercatat pada 1/3/2001 dengan 94,10 Juta. AZN.

Sumber: The State Statistical Committee of the Republic of Azerbaijan

The current value of Produk Domestik Bruto (PDB) dari Pertanian in Azerbaijan is 207,1 Juta.AZN. Produk Domestik Bruto (PDB) dari Pertanian in Azerbaijan decreased to 207,1 Juta.AZN from 455,2 Juta.AZN.Produk Domestik Bruto (PDB) dari Pertanian in Azerbaijan averaged 357,77 Juta.AZN from 1/3/2001 until 1/3/2026.The all-time high was 831,00 Juta.AZN (1/9/2024)and the record low was 94,10 Juta.AZN (1/3/2001).

Produk Domestik Bruto (PDB) dari Pertanian

Produk Domestik Bruto (PDB) dari Pertanian

  • 3 tahun

  • 5 tahun

  • 10 tahun

  • 25 Tahun

  • Maks

PDB dari Pertanian
Date
PDB dari Pertanian
6 Jan 2024
571,70 Juta. AZN
9 Jan 2024
831,00 Juta. AZN
12 Jan 2024
445,10 Juta. AZN
3 Jan 2025
204,70 Juta. AZN
6 Jan 2025
578,50 Juta. AZN
9 Jan 2025
823,70 Juta. AZN
12 Jan 2025
455,20 Juta. AZN
3 Jan 2026
207,10 Juta. AZN
Access this data via the Eulerpool API

Produk Domestik Bruto (PDB) dari Pertanian Riwayat

Produk Domestik Bruto (PDB) dari Pertanian — Riwayat
TanggalNilai
207,1 Juta. AZN
455,2 Juta. AZN
823,7 Juta. AZN
578,5 Juta. AZN
204,7 Juta. AZN
445,1 Juta. AZN
831 Juta. AZN
571,7 Juta. AZN
200,8 Juta. AZN
429,8 Juta. AZN
...

Indikator Makro Serupa dengan Produk Domestik Bruto (PDB) dari Pertanian

Apa itu Produk Domestik Bruto (PDB) dari Pertanian?

Produk Domestik Bruto (PDB) dari sektor pertanian merupakan indikator ekonomi yang sangat penting yang digunakan untuk mengukur kontribusi sektor pertanian terhadap perekonomian suatu negara. Di Indonesia, pentingnya sektor pertanian tidak dapat dipandang sebelah mata, mengingat negara ini dianugerahi dengan keanekaragaman hayati yang kaya dan lahan pertanian yang luas. Melalui artikel ini, mari kita eksplorasi lebih dalam mengenai PDB dari sektor pertanian di Indonesia dan bagaimana hal ini mempengaruhi berbagai aspek ekonomi nasional. PDB dari sektor pertanian mencakup total nilai tambah bruto yang dihasilkan oleh kegiatan produksi di subsektor pertanian. Sub-sektor ini mencakup tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, peternakan, perikanan, dan kehutanan. Nilai tambah bruto dihasilkan dari selisih antara output bruto dan input antara seperti bahan baku dan biaya produksi. Secara historis, sektor pertanian telah memainkan peran yang sangat vital dalam mendukung perekonomian Indonesia. Pada era awal kemerdekaan hingga tahun 1980-an, sektor ini mendominasi struktur ekonomi Indonesia, menyumbang lebih dari 30 persen terhadap PDB nasional. Kondisi ini tidak terlepas dari karakteristik demografi Indonesia, yang mana sebagian besar penduduknya tinggal di wilayah pedesaan dan mengandalkan sektor pertanian sebagai mata pencaharian utama. Namun, seiring dengan perkembangan ekonomi dan adanya industrialisasi serta urbanisasi, kontribusi sektor pertanian terhadap PDB nasional mengalami penurunan secara bertahap. Meski demikian, sektor ini tetap menjadi tulang punggung bagi ketahanan pangan, penyediaan bahan baku industri, penciptaan lapangan kerja, dan pengembangan wilayah pedesaan. Kontribusi PDB dari sektor pertanian sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal dan internal. Faktor eksternal mencakup perubahan iklim, bencana alam, harga komoditas internasional, serta kebijakan perdagangan global. Sementara itu, faktor internal meliputi luas lahan pertanian, sistem irigasi, penggunaan teknologi pertanian, ketersediaan modal dan kredit pertanian, serta kebijakan pemerintah dalam sektor pertanian. Indonesia, dengan iklim tropisnya, memiliki potensi yang sangat besar dalam menghasilkan berbagai jenis produk pertanian seperti padi, jagung, karet, kelapa sawit, kopi, dan kakao. Diversifikasi produksi pertanian ini memberikan kontribusi signifikan terhadap PDB, sekaligus menjadi komoditas andalan dalam perdagangan internasional. Di sisi lain, tantangan yang dihadapi oleh sektor pertanian di Indonesia tidaklah sedikit. Tantangan ini termasuk ketergantungan pada sektor pertanian subsisten, rendahnya akses terhadap teknologi modern, masalah irigasi, degradasi lahan, serta ketidakpastian harga komoditas. Semua tantangan ini dapat berpengaruh terhadap fluktuasi PDB dari sektor pertanian dari waktu ke waktu. Pemerintah Indonesia menyadari betul pentingnya sektor pertanian bagi perekonomian nasional. Kebijakan pemerintah dalam mendukung sektor ini antara lain melalui subsidi pupuk, perbaikan infrastruktur pertanian, program kredit usaha tani, hingga upaya dalam mengembangkan sektor agroindustri. Tujuan dari kebijakan ini adalah untuk meningkatkan produktivitas pertanian, memperluas akses pasar, dan meningkatkan kesejahteraan petani. Melalui peningkatan produktivitas dan efisiensi, sektor pertanian diharapkan dapat memberikan kontribusi yang lebih besar dan stabil terhadap PDB nasional. Salah satu pendekatan yang diambil adalah dengan menerapkan teknologi pertanian modern melalui mekanisasi serta pengembangan penelitian dan inovasi untuk mengoptimalkan hasil produksi. Penggunaan teknologi ini, seperti drone untuk pemetaan lahan dan irigasi pintar, memiliki potensi untuk meningkatkan produksi dan kualitas hasil pertanian. Selain itu, pasar domestik dan internasional bagi produk pertanian Indonesia juga memainkan peran yang krusial. Ekspor produk pertanian seperti kelapa sawit, kakao, dan kopi terus meningkat, memberikan devisa yang signifikan bagi negara. Namun, persaingan di pasar global memerlukan produk yang berkualitas tinggi dan berdaya saing kuat. Oleh karena itu, pengembangan kemampuan pengolahan pasca-panen dan sertifikasi produk menjadi aspek penting untuk diperhatikan. Dalam konteks ketahanan pangan, sektor pertanian memiliki mandat untuk memastikan ketersediaan pangan bagi seluruh rakyat Indonesia. Ini mencakup produksi pangan pokok seperti padi, jagung, dan kedelai, yang menjadi dasar konsumsi masyarakat. Ketahanan pangan yang kuat diharapkan dapat membantu menstabilkan harga pangan dan menjaga inflasi tetap rendah. Sebagai penutup, PDB dari sektor pertanian merupakan cerminan dari bagaimana sektor ini berkontribusi terhadap perekonomian nasional. Dengan berbagai upaya dan kebijakan yang diterapkan, diharapkan kontribusi ini dapat terus meningkat, mendukung ketahanan pangan, kemandirian ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. Eulerpool sebagai website profesional dalam penyajian data makroekonomi, berkomitmen untuk terus menyediakan informasi yang akurat dan terkini mengenai PDB dari sektor pertanian, sehingga dapat menjadi panduan bagi para pengambil kebijakan, pelaku usaha, akademisi, dan masyarakat luas. Eulerpool, dengan tim ahli dan teknologi canggih, memastikan bahwa data yang disajikan selalu relevan dan dapat diandalkan. Kami menyadari bahwa dalam era digital saat ini, informasi dan data yang akurat sangat penting untuk pengambilan keputusan yang tepat. Itulah mengapa kami berusaha untuk menjadi sumber informasi makroekonomi terpercaya, termasuk data PDB dari sektor pertanian di Indonesia. Kami mengundang Anda untuk terus mengikuti update terkini dari Eulerpool guna mendapatkan wawasan yang lebih dalam tentang perekonomian Indonesia dan sektor-sektor penting lainnya.

Produk Domestik Bruto (PDB) dari Pertanian Azerbaijan — FAQ

What is the current Produk Domestik Bruto (PDB) dari Pertanian in Azerbaijan?

The current Produk Domestik Bruto (PDB) dari Pertanian in Azerbaijan is 207,1 Juta.AZN as of 1/3/2026.

How has the Produk Domestik Bruto (PDB) dari Pertanian in Azerbaijan changed recently?

The Produk Domestik Bruto (PDB) dari Pertanian in Azerbaijan decreased from 455,2 Juta.AZN (1/12/2025) to 207,1 Juta.AZN (1/3/2026).

What is the all-time high for Produk Domestik Bruto (PDB) dari Pertanian in Azerbaijan?

The all-time high for Produk Domestik Bruto (PDB) dari Pertanian in Azerbaijan was 831,00 Juta.AZN, recorded on 1/9/2024.

What is the all-time low for Produk Domestik Bruto (PDB) dari Pertanian in Azerbaijan?

The all-time low for Produk Domestik Bruto (PDB) dari Pertanian in Azerbaijan was 94,10 Juta.AZN, recorded on 1/3/2001.

What is the historical average of Produk Domestik Bruto (PDB) dari Pertanian in Azerbaijan?

The historical average of Produk Domestik Bruto (PDB) dari Pertanian in Azerbaijan is 357,77 Juta.AZN, calculated over the period from 1/3/2001 to 1/3/2026.

Where does the Produk Domestik Bruto (PDB) dari Pertanian data for Azerbaijan come from?

The Produk Domestik Bruto (PDB) dari Pertanian data for Azerbaijan is sourced from The State Statistical Committee of the Republic of Azerbaijan and published on Eulerpool.

Alat dan analisis lainnya

Alat gratis dan data pasar dari Eulerpool.