RPCG PCL Saham

RPCG PCL EBIT

EBIT dari RPCG PCL (RPC.BK) pada 14 Agu 2026 adalah -52,29 Juta. THB. Tahun sebelumnya, EBIT adalah 33,20 Juta. THB — perubahan sebesar -257,50% (lebih rendah).

EBIT

-52,29 Juta.THB

YoY

-257,50%

Terakhir Diperbarui:

Pada 2026, EBIT RPCG PCL adalah -52,29 Juta. THB, peningkatan sebesar -257,50% dari EBIT 33,20 Juta. THB yang tercatat tahun sebelumnya.

Sejarah RPCG PCL EBIT

  • 3 tahun

  • 10 tahun

  • 25 Tahun

  • Maks

EBIT (Juta. THB)
Date
EBIT (Juta. THB)
1 Jan 2018
-7.993,00 base
1 Jan 2019
2.132,00 base
1 Jan 2020
6.212,00 base
1 Jan 2021
89.858,00 base
1 Jan 2022
5.323,00 base
1 Jan 2023
12.550,00 base
1 Jan 2024
3.320,00 base
1 Jan 2025
-5.229,00 base
TAHUNEBIT (Juta. THB)
2025 -52,29
2024 33,20
2023 125,50
2022 53,23
2021 898,58
2020 62,12
2019 21,32
2018 -79,93
2017 -81,32
2016 -66,11
2015 114,71
2014 -253,46
2013 -181,20
2012 -255,78
2011 195,78
2010 260,76
2009 395,74
2008 -406,29
2007 556,57
2006 273,06
Access this data via the Eulerpool API

RPCG PCL Pendapatan

Pendapatan RPCG PCL, EBIT, Laba Bersih

  • 3 tahun

  • 5 tahun

  • 10 tahun

  • 25 Tahun

  • Maks

Pendapatan
EBIT
Laba Bersih
Details
Date
Pendapatan
EBIT
Laba Bersih
1 Jan 2018
3,26 miliar THB
-79,93 Juta. THB
-8,92 Juta. THB
1 Jan 2019
4,28 miliar THB
21,32 Juta. THB
380,83 Juta. THB
1 Jan 2020
4,17 miliar THB
62,12 Juta. THB
44,33 Juta. THB
1 Jan 2021
5,48 miliar THB
898,58 Juta. THB
724,29 Juta. THB
1 Jan 2022
7,82 miliar THB
53,23 Juta. THB
63,99 Juta. THB
1 Jan 2023
10,25 miliar THB
125,50 Juta. THB
27,80 Juta. THB
1 Jan 2024
8,90 miliar THB
33,20 Juta. THB
-71,92 Juta. THB
1 Jan 2025
8,34 miliar THB
-52,29 Juta. THB
-52,75 Juta. THB

RPCG PCL Margin

Margin saham RPCG PCL

Analisis margin RPCG PCL menampilkan margin kotor, margin EBIT, serta margin laba dari RPCG PCL. Margin EBIT (EBIT/penjualan) menunjukkan persentase penjualan yang tersisa sebagai laba operasional. Margin laba menunjukkan persentase penjualan yang tersisa untuk RPCG PCL.
  • 3 tahun

  • 5 tahun

  • 10 tahun

  • 25 Tahun

  • Maks

Margin kotor
Margin EBIT
Margin laba
Details
Date
Margin kotor
Margin EBIT
Margin laba
1 Jan 2018
6,25 %
-2,45 %
-0,27 %
1 Jan 2019
6,25 %
0,50 %
8,89 %
1 Jan 2020
8,48 %
1,49 %
1,06 %
1 Jan 2021
6,04 %
16,40 %
13,22 %
1 Jan 2022
5,40 %
0,68 %
0,82 %
1 Jan 2023
9,47 %
1,22 %
0,27 %
1 Jan 2024
8,49 %
0,37 %
-0,81 %
1 Jan 2025
7,87 %
-0,63 %
-0,63 %

RPCG PCL Analisis saham

Apa yang dilakukan RPCG PCL? RPCG PCL is a Thai company specializing in the production and sale of chemical products. The company was founded in 1971 and has since experienced impressive growth and become a significant player in Thailand's chemical industry. RPCG's business model is based on the production and distribution of chemical products for various industries such as petrochemicals, food, oil and gas, paints, textiles, detergents, and more. The company focuses on a wide range of products including polyester resins, epoxy resins, polyurethanes, vinyl resins, synthetic resins, coatings, adhesives, pigments, dyes, emulsions, surfactants, additives, and many other chemical products. RPCG maintains an extensive network of production facilities located throughout Thailand and neighboring countries such as Indonesia. This allows the company to offer its customers a wide range of chemical products that meet their specific needs. In addition to selling standard chemical products, RPCG can also provide customized solutions for its customers' specific requirements. The different divisions of RPCG can be roughly categorized into five categories: polyester resins, epoxy resins, polyurethanes, vinyl resins, and synthetic resins. Each of these categories offers a variety of products for different applications. Polyester resins are used in the production of boats, water pipes, barrels, containers, and other molded parts. RPCG's resins are of high quality and provide excellent resistance to chemicals, moisture, and UV rays. Epoxy resins are used in a variety of applications such as electronics, coatings, adhesives, and repairs. The resins are valued for their strength and chemical resistance, and are known for their easy processing, low viscosity, and fast curing. Polyurethanes are used in various applications such as coatings, adhesives, sealants, and spacers. They are known for their high resistance to wear, oil, grease, and release agents. Vinyl resins are mainly used in coatings and simple molded parts. They are particularly known for their high flexibility, resistance to UV rays and mold growth, and are available in a variety of colors and textures. Synthetic resins are used in the production of paints, coatings, and finishes. They are known for their high hardness and resistance to chemicals and wear, and can be applied to a variety of materials. Throughout its history, RPCG has played a significant role in the development of Thailand's chemical industry and continues to be committed to research new innovations and products. With a well-established production network, experienced professionals, and a commitment to customer satisfaction, RPCG is well-positioned to maintain its position as a leading company in Thailand's chemical industry and beyond. RPCG PCL adalah salah satu perusahaan paling populer di Eulerpool.

EBIT secara detail

Analisis EBIT dari RPCG PCL

EBIT (Earnings Before Interest and Taxes) dari RPCG PCL mewakili keuntungan operasional perusahaan. Perhitungannya dilakukan dengan mengurangi semua biaya operasional, termasuk biaya barang yang terjual (COGS) dan pengeluaran operasional, dari total pendapatan, namun tanpa memperhitungkan bunga dan pajak. Hal ini memberikan wawasan mengenai profitabilitas operasional perusahaan tanpa dampak dari struktur pembiayaan dan pajak.

Perbandingan Tahun-ke-Tahun

Perbandingan tahunan EBIT dari RPCG PCL dapat menunjukkan tren dalam efisiensi operasional dan profitabilitas perusahaan. Peningkatan EBIT dari tahun ke tahun dapat menunjukkan peningkatan efisiensi operasional atau pertumbuhan penjualan, sementara penurunan EBIT dapat menimbulkan kekhawatiran tentang biaya operasional yang meningkat atau penurunan penjualan.

Dampak pada Investasi

EBIT dari RPCG PCL adalah indikator penting bagi investor. EBIT yang positif menunjukkan bahwa perusahaan menghasilkan cukup pendapatan untuk menutupi biaya operasionalnya, aspek penting dalam menilai kesehatan keuangan dan stabilitas perusahaan. Investor memantau EBIT dengan cermat untuk mengevaluasi profitabilitas dan potensi pertumbuhan masa depan perusahaan.

Interpretasi Fluktuasi EBIT

Fluktuasi dalam EBIT dari RPCG PCL dapat disebabkan oleh perubahan dalam pendapatan, biaya operasional, atau keduanya. EBIT yang meningkat menunjukkan peningkatan kinerja operasional atau penjualan yang meningkat, sementara EBIT yang menurun bisa menandakan biaya operasional yang meningkat atau pendapatan yang berkurang, yang dapat mengindikasikan kebutuhan untuk penyesuaian strategis.

Pertanyaan yang Sering Diajukan tentang saham RPCG PCL

EBIT RPCG PCL adalah -52,29 Juta. THB pada tahun 2026.

EBIT dari RPCG PCL berubah dari 33,20 Juta. THB menjadi -52,29 Juta. THB, mewakili perubahan -257,50%. Nilainya lebih rendah daripada tahun sebelumnya.

Di Eulerpool Anda dapat menemukan perkembangan historis lengkap EBIT RPCG PCL sejak 2006 – dengan nilai tahunan, bagan, dan analisis detail.

"Earnings before interest and taxes", disingkat EBIT, juga disebut sebagai hasil operasional perusahaan. Ini adalah angka kunci yang memungkinkan keuntungan untuk dinilai selama periode waktu tertentu, biasanya tahun fiskal. Pajak dan bunga tidak dikurangkan dari EBIT, menjadikannya cocok untuk perbandingan internasional perusahaan yang berbeda.

Laba bersih
+ Beban pajak
+ Beban bunga dan beban keuangan lainnya
- Pendapatan bunga dan pendapatan keuangan lainnya
= EBIT (keuntungan operasional)

THB EBIT adalah faktor kunci bagi investor. Perubahan metrik ini dapat menunjukkan fundamental yang membaik atau memburuk, secara langsung memengaruhi harga saham. Di Eulerpool, Anda dapat melacak RPCG PCL EBIT secara historis dan real-time.

Pendapatan dalam penilaian sebuah saham

EBIT adalah akronim untuk "Earnings before Interest and Tax" dan mencakup hasil bruto suatu perusahaan sebelum dipotong pajak dan bunga. Jumlah EBIT sering digunakan sebagai ukuran untuk menilai suatu perusahaan.

Sejarah

EBIT pertama kali diperkenalkan pada tahun 1940-an, ketika Internal Revenue Service (IRS) Amerika Serikat mengadopsi undang-undang pajak baru. Undang-undang ini mewajibkan perusahaan untuk menghitung keuntungan mereka sebelum dipotong pajak dan bunga atas pinjaman (atau "bunga dan pajak"). Sejak itu, EBIT digunakan sebagai salah satu indikator keuangan terpenting dalam penilaian sebuah perusahaan.

Penggunaan

EBIT dapat digunakan untuk menilai suatu perusahaan dengan membandingkan hasil keuangan dengan nilai referensi atau nilai perbandingan. EBIT juga digunakan untuk menentukan seberapa banyak pemegang saham perusahaan akan menerima dari hasil operasionalnya.

Perhitungan

EBIT dihitung dengan mengurangkan pajak dan bunga atas pinjaman dari laba bersih perusahaan. Jumlah ini dapat dihitung dengan berbagai cara, tetapi metode yang paling umum adalah sebagai berikut:

EBIT = Laba Bersih + Bunga dan Pajak

Contoh:
Laba bersih XYZ Co. = € 1.000.000
Bunga dan pajak = € 500.000
EBIT dari XYZ Co. = € 1.500.000

Aplikasi

Nilai EBIT sering digunakan untuk menentukan dan menilai stabilitas keuangan sebuah perusahaan. Nilai EBIT juga dapat digunakan untuk menentukan berapa banyak uang yang dapat dihabiskan oleh sebuah perusahaan untuk investasi atau dividen.

Penggunaan EBIT dalam Investasi Saham

Investor menggunakan EBIT untuk menentukan apakah saham tersebut overvalued atau undervalued. Jika sebuah perusahaan memiliki nilai EBIT yang tinggi, ini dapat berarti bahwa sahamnya overvalued, karena keuntungan yang mereka peroleh bisa jadi lebih rendah daripada keuntungan yang akan mereka peroleh jika mereka memiliki saham lain.

Keunggulan dari EBIT

EBIT adalah ukuran yang berguna untuk menentukan stabilitas keuangan suatu perusahaan. Ada beberapa keuntungan yang terkait dengan penggunaan EBIT, seperti:
- EBIT menghilangkan pengaruh pembiayaan terhadap laba perusahaan.
- Ini adalah ukuran yang berguna untuk menentukan laba yang dapat didistribusikan perusahaan kepada pemegang sahamnya.
- Dapat digunakan untuk menentukan apakah suatu saham dinilai terlalu tinggi atau terlalu rendah.

Kekurangan EBIT

Ada beberapa kelemahan dalam menggunakan EBIT, seperti:
- EBIT tidak dapat digunakan sebagai satu-satunya ukuran untuk menilai sebuah perusahaan, karena tidak mencerminkan keseluruhan keuntungan perusahaan.
- EBIT dapat dipengaruhi oleh kejadian tak terduga seperti kenaikan pajak, misalnya.
- EBIT tidak selalu merupakan indikator yang dapat diandalkan untuk perkembangan keuntungan perusahaan di masa depan.

Kesimpulan

EBIT adalah ukuran penting yang digunakan untuk menilai sebuah perusahaan. Ini bisa digunakan untuk menentukan berapa banyak uang yang bisa diperoleh perusahaan dari hasil operasionalnya dan apakah saham tersebut dinilai terlalu tinggi atau terlalu rendah. Namun, EBIT juga memiliki beberapa kekurangan karena tidak mencerminkan seluruh keuntungan dari sebuah perusahaan dan bisa dipengaruhi oleh kejadian tak terduga. Oleh karena itu, penting untuk mempertimbangkan EBIT bersama dengan indikator keuangan lainnya untuk mendapatkan gambaran lengkap tentang perusahaan.

Access this data via the Eulerpool API

Laporan Laba Rugi — RPCG PCL

Semua Metrik Kunci — RPCG PCL