Persistent Systems Saham

Persistent Systems Pendapatan

Omzet dari Persistent Systems (PERSISTENT.NS) pada 31 Jul 2026 adalah 119,39 miliar INR. Tahun sebelumnya, Omzet adalah 98,22 miliar INR — perubahan sebesar 21,56% (lebih tinggi).

Pendapatan

119,39 miliarINR

YoY

21,56%

Terakhir Diperbarui:

Pada tahun 2026, Persistent Systems mencapai pendapatan sebesar 119,39 miliar INR, perbedaan sebesar 21,56% dibandingkan dengan pendapatan 98,22 miliar INR di tahun sebelumnya.

Revenue has compounded at 23,5% per year over the past 19 years to 119,39 miliar INR.

Sejarah Persistent Systems Pendapatan

  • 3 tahun

  • 10 tahun

  • 25 Tahun

  • Maks

PENDAPATAN (miliar INR)
MARGIN KOTOR (%)
Date
PENDAPATAN (miliar INR)
MARGIN KOTOR (%)
1 Jan 2023
8.351,00 base
8.309,00 base
1 Jan 2024
9.822,00 base
8.223,00 base
1 Jan 2025
11.939,00 base
7.877,00 base
1 Jan 2026 (e)
14.752,00 base
6.375,00 base
1 Jan 2027 (e)
17.923,00 base
5.247,00 base
1 Jan 2028 (e)
20.733,00 base
4.536,00 base
1 Jan 2029 (e)
24.057,00 base
3.909,00 base
1 Jan 2030 (e)
21.674,00 base
4.339,00 base
TAHUNPENDAPATAN (miliar INR)MARGIN KOTOR (%)
2030 est 216,7443,39
2029 est 240,5739,09
2028 est 207,3345,36
2027 est 179,2352,47
2026 est 147,5263,75
2025 119,3978,77
2024 98,2282,23
2023 83,5183,09
2022 57,1182,79
2021 41,8881,68
2020 35,6683,41
2019 33,6684,51
2018 30,3485,65
2017 28,7889,64
2016 23,1288,42
2015 18,9190,67
2014 16,6990,82
2013 12,9591,19
2012 10,0094,92
2011 7,7695,04
2010 6,011.564,23
2009 5,941.583,73
2008 4,252.213,27
2007 3,162.979,78
2006 2,174.343,73
Access this data via the Eulerpool API

Persistent Systems Pendapatan

Pendapatan Persistent Systems, EBIT, Laba Bersih

  • 3 tahun

  • 5 tahun

  • 10 tahun

  • 25 Tahun

  • Maks

Pendapatan
EBIT
Laba Bersih
Details
Date
Pendapatan
EBIT
Laba Bersih
1 Jan 2023
83,51 miliar INR
12,50 miliar INR
9,21 miliar INR
1 Jan 2024
98,22 miliar INR
13,71 miliar INR
10,93 miliar INR
1 Jan 2025
119,39 miliar INR
17,54 miliar INR
14,00 miliar INR
1 Jan 2026 (e)
147,52 miliar INR
25,79 miliar INR
18,98 miliar INR
1 Jan 2027 (e)
179,23 miliar INR
31,34 miliar INR
23,03 miliar INR
1 Jan 2028 (e)
207,33 miliar INR
36,25 miliar INR
27,12 miliar INR
1 Jan 2029 (e)
240,57 miliar INR
42,06 miliar INR
32,61 miliar INR
1 Jan 2030 (e)
216,74 miliar INR
37,90 miliar INR
34,95 miliar INR

Persistent Systems Margin

Margin saham Persistent Systems

Analisis margin Persistent Systems menampilkan margin kotor, margin EBIT, serta margin laba dari Persistent Systems. Margin EBIT (EBIT/penjualan) menunjukkan persentase penjualan yang tersisa sebagai laba operasional. Margin laba menunjukkan persentase penjualan yang tersisa untuk Persistent Systems.
  • 3 tahun

  • 5 tahun

  • 10 tahun

  • 25 Tahun

  • Maks

Margin kotor
Margin EBIT
Margin laba
Details
Date
Margin kotor
Margin EBIT
Margin laba
1 Jan 2023
83,09 %
14,97 %
11,03 %
1 Jan 2024
82,23 %
13,96 %
11,13 %
1 Jan 2025
78,77 %
14,69 %
11,73 %
1 Jan 2026 (e)
78,77 %
17,48 %
12,86 %
1 Jan 2027 (e)
78,77 %
17,48 %
12,85 %
1 Jan 2028 (e)
78,77 %
17,48 %
13,08 %
1 Jan 2029 (e)
78,77 %
17,48 %
13,56 %
1 Jan 2030 (e)
78,77 %
17,48 %
16,12 %

Persistent Systems Analisis saham

Apa yang dilakukan Persistent Systems? Persistent Systems adalah salah satu perusahaan paling populer di Eulerpool.

Pendapatan secara detail

Pemahaman tentang Pendapatan dari Persistent Systems

Angka penjualan dari Persistent Systems berasal dari total pendapatan yang dihasilkan dalam suatu periode tertentu dari penjualan barang atau penyediaan layanan. Angka-angka ini adalah cerminan langsung dari kemampuan perusahaan untuk mengonversi produk atau jasa menjadi pendapatan dan menunjukkan permintaan serta kehadiran pasar.

Perbandingan Tahun ke Tahun

Analisis angka penjualan tahunan dari Persistent Systems memberikan wawasan mengenai pertumbuhan dan stabilitas perusahaan. Peningkatan dalam angka penjualan menunjukkan peningkatan permintaan atas penawarannya, pemasaran yang efisien, atau ekspansi ke pasar baru. Namun, penurunan bisa menunjukkan jenuhnya pasar, persaingan yang meningkat, atau strategi yang kurang efektif.

Dampak terhadap Investasi

Investor seringkali memperhatikan data penjualan dari Persistent Systems untuk menilai kesehatan keuangan dan prospek pertumbuhan. Pertumbuhan penjualan yang konsisten dapat menjadi indikator yang menjanjikan untuk profitabilitas perusahaan dan potensi pengembalian modal, yang mempengaruhi harga saham dan kepercayaan investor.

Interpretasi Fluktuasi Penjualan

Peningkatan dalam angka penjualan dari Persistent Systems menunjukkan pertumbuhan pasar, inovasi, atau pemasaran yang efektif dan seringkali mengarah pada peningkatan harga saham. Namun, penurunan bisa menunjukkan adanya tantangan yang memerlukan penyesuaian strategis untuk meningkatkan pangsa pasar dan profitabilitas.

Pertanyaan yang Sering Diajukan tentang saham Persistent Systems

Omzet Persistent Systems adalah 119,39 miliar INR pada tahun 2026.

Pendapatan dalam Penilaian sebuah Saham

Pendapatan adalah kunci keuangan penting yang digunakan dalam penilaian saham. Ini adalah ukuran aktivitas ekonomi perusahaan dan dapat berfungsi sebagai indikator untuk kesuksesan perusahaan. Pendapatan dianggap sebagai salah satu faktor terpenting dalam penilaian saham. Selain itu, pendapatan juga dapat digunakan untuk menghitung metrik keuangan lainnya seperti laba per saham dan rasio harga terhadap laba.

Sejarah dan Penggunaan Pendapatan

Pendapatan telah lama dianggap sebagai salah satu indikator keuangan yang paling penting. Pada abad ke-19, pendapatan merupakan salah satu indikator keuangan pertama yang digunakan untuk mengukur aktivitas ekonomi perusahaan. Sejak itu, pendapatan secara rutin digunakan untuk menilai perusahaan.

Pendapatan biasanya dihitung sebagai persentase dari ekuitas perusahaan. Ini juga dapat digunakan untuk menentukan profitabilitas total perusahaan. Ada banyak jenis pendapatan yang dapat digunakan untuk mengukur aktivitas ekonomi suatu perusahaan, seperti pendapatan kotor, pendapatan bersih, dan pendapatan dari bisnis internasional.

Pendapatan juga dapat digunakan untuk menilai saham. Sebagai contoh, pendapatan perusahaan dapat digunakan untuk menilai kesuksesan perusahaan tersebut. Jika sebuah perusahaan memiliki pendapatan yang tinggi, ini berarti bahwa perusahaan tersebut adalah perusahaan yang menguntungkan karena ada permintaan yang tinggi terhadap produk atau layanannya.

Perhitungan dan Penerapan Pendapatan

Untuk menghitung omzet perusahaan, pendapatan perusahaan harus dikurangi dengan pengeluarannya. Pendapatan bisa berasal dari berbagai sumber, seperti penjualan, royalti, layanan, dan lainnya. Pengeluaran bisa terdiri dari biaya produksi, pengadaan, penyimpanan, penjualan, dan administrasi.

Pendapatan dapat digunakan untuk menghitung berbagai rasio keuangan. Misalnya, pendapatan dapat digunakan untuk menghitung Price to Earnings Ratio (PER) suatu perusahaan. Ini adalah ukuran dari profitabilitas sebuah perusahaan yang dihitung dari rasio harga saham terhadap laba per saham.

Pendapatan juga dapat digunakan untuk menghitung Laba per Saham (GPA) sebuah perusahaan. Ini adalah ukuran dari keuntungan perusahaan per saham. GPA dihitung dari rasio laba terhadap jumlah saham yang dikeluarkan.

Penggunaan Pendapatan oleh Investor

Investor menggunakan pendapatan untuk menilai saham, karena pendapatan merupakan indikator keberhasilan sebuah perusahaan. Misalnya, seorang investor dapat membandingkan pendapatan suatu perusahaan untuk melihat seberapa sukses perusahaan tersebut. Seorang investor juga dapat menggunakan pendapatan perusahaan untuk menghitung rasio harga-keuntungan (Price-Earnings Ratio) dan laba per saham.

Sebagai contoh: Seorang investor melihat sebuah perusahaan yang memiliki pendapatan sebesar 25 juta Euro. Dia membandingkan pendapatan ini dengan pendapatan pesaingnya, yang memiliki pendapatan sebesar 35 juta Euro. Investor tersebut kemudian dapat melihat bahwa perusahaan dengan pendapatan 25 juta Euro kurang berhasil dibandingkan dengan perusahaan yang memiliki pendapatan 35 juta Euro.

Kelebihan dan Kekurangan dari Pendapatan

Pendapatan merupakan alat yang sangat berguna untuk menilai saham, karena ini merupakan ukuran dari aktivitas ekonomi sebuah perusahaan. Pendapatan juga bisa digunakan untuk menghitung rasio keuangan lainnya seperti rasio harga terhadap pendapatan (PER) dan laba per saham.

Namun, kerugian adalah bahwa penjualan sendiri bukan indikator yang cukup informatif untuk keberhasilan suatu perusahaan. Penting untuk melihat penjualan dibandingkan dengan rasio keuangan lainnya seperti laba per saham dan rasio harga-ke-laba untuk mendapatkan gambaran lengkap tentang perusahaan.

Access this data via the Eulerpool API

Laporan Laba Rugi — Persistent Systems

Semua Metrik Kunci — Persistent Systems