BioLine RX PER
(Price Earnings Ratio) adalah metrik penting untuk valuasi saham. Ini dihitung dengan membagi harga saham saat ini dengan earning per saham. P/E menunjukkan berapa tahun yang diperlukan untuk menutupi harga saham saat ini melalui earning per saham yang diharapkan. P/E yang rendah mungkin menunjukkan bahwa saham dinilai rendah, sementara P/E yang tinggi mungkin menunjukkan saham yang dinilai terlalu tinggi. Namun, P/E saja tidak boleh dianggap sebagai satu-satunya dasar untuk keputusan investasi, karena faktor-faktor lain juga harus dipertimbangkan. dari BioLine RX (BLRX.TA) pada 19 Mar 2026.
Get this data via API
Financial Data API
PER
0
Terakhir Diperbarui:
Pada 19 Mar 2026, rasio P/E BioLine RX adalah 0, perubahan sebesar % dari rasio P/E 0 yang tercatat tahun sebelumnya.
Sejarah BioLine RX PER
BioLine RX Analisis saham
PER secara detail
Penguraian P/E dari BioLine RX
Rasio Harga-Laba (P/E) dari BioLine RX merupakan indikator kunci yang digunakan oleh investor dan analis untuk menentukan nilai pasar perusahaan dibandingkan dengan labanya. Ini dihitung dengan membagi harga saham saat ini dengan laba per saham (EPS). Sebuah P/E yang lebih tinggi bisa menunjukkan bahwa investor mengharapkan pertumbuhan masa depan yang lebih besar, sedangkan P/E yang lebih rendah bisa mengindikasikan perusahaan yang mungkin undervalued atau ekspektasi pertumbuhan yang lebih rendah.
Perbandingan Tahun-ke-Tahun
Penilaian P/E dari BioLine RX secara tahunan memberikan wawasan tentang tren penilaian dan sentimen investor. Sebuah P/E yang meningkat seiring waktu menandakan meningkatnya kepercayaan investor dan ekspektasi terhadap pertumbuhan laba di masa depan, sementara P/E yang menurun dapat mencerminkan kekhawatiran tentang profitabilitas atau prospek pertumbuhan perusahaan.
Dampak pada Investasi
P/E dari BioLine RX merupakan pertimbangan kunci bagi investor yang ingin menimbang risiko dan pengembalian. Analisis mendalam tentang rasio ini, bersamaan dengan indikator finansial lainnya, membantu investor dalam membuat keputusan yang berdasar tentang membeli, menahan, atau menjual saham perusahaan.
Interpretasi Fluktuasi P/E
Fluktuasi dalam P/E dari BioLine RX dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk perubahan dalam laba, pergerakan harga saham, dan perubahan dalam ekspektasi investor. Memahami alasan yang mendasari fluktuasi tersebut sangat penting untuk memprediksi performa saham di masa depan dan menilai nilai intrinsik perusahaan.
Pertanyaan yang Sering Diajukan tentang saham BioLine RX
Di Eulerpool Anda dapat menemukan perkembangan historis lengkap (Price Earnings Ratio) adalah metrik penting untuk valuasi saham. Ini dihitung dengan membagi harga saham saat ini dengan earning per saham. P/E menunjukkan berapa tahun yang diperlukan untuk menutupi harga saham saat ini melalui earning per saham yang diharapkan. P/E yang rendah mungkin menunjukkan bahwa saham dinilai rendah, sementara P/E yang tinggi mungkin menunjukkan saham yang dinilai terlalu tinggi. Namun, P/E saja tidak boleh dianggap sebagai satu-satunya dasar untuk keputusan investasi, karena faktor-faktor lain juga harus dipertimbangkan. BioLine RX sejak 2006 – dengan nilai tahunan, bagan, dan analisis detail.
P/E dalam Penilaian Sebuah Saham
Rasio Harga/Laba (P/E) adalah indikator keuangan penting yang sering digunakan oleh investor untuk menilai daya tarik suatu saham. Ini adalah indikator dari apresiasi laba dan nilai perusahaan dan memberikan petunjuk apakah saham tersebut terlalu tinggi atau rendah nilainya. Ini juga digunakan sebagai indikator apakah saham tersebut "mahal" atau "murah".
Sejarah P/E
P/E pertama kali digunakan pada tahun 1881 oleh ilmuwan keuangan terkenal, Benjamin Graham. Dia mengembangkan P/E sebagai cara untuk menilai apakah suatu saham diperdagangkan dengan harga "bagus" atau "buruk". Sejak itu, P/E memiliki sejarah panjang di dunia keuangan, khususnya di kalangan investor yang mencari cara untuk menilai saham secara berdasarkan informasi yang tepat.
Perhitungan P/E Ratio
P/E dihitung dengan membagi harga saham saat ini dengan laba per saham. Rumus sederhana untuk menghitung P/E adalah sebagai berikut:
P/E = Harga Saham / Laba per Saham
Contoh: Jika sebuah saham diperdagangkan dengan harga saat ini sebesar 10 € dan laba per saham adalah 1 €, maka P/E ratio akan menjadi 10. (10 € / 1 € = 10).
Penggunaan P/E
Investor menggunakan PER (Price-Earnings Ratio) untuk menilai daya tarik suatu saham. PER yang tinggi dapat menandakan bahwa saham tersebut terlalu mahal, sementara PER yang rendah menunjukkan bahwa saham tersebut kurang dinilai. Investor kemudian dapat memutuskan apakah mereka akan membeli, menjual, atau mempertahankan saham berdasarkan informasi ini. Alasan lain investor menggunakan PER adalah untuk membandingkan bagaimana kinerja saham dibandingkan dengan saham lain atau pasar secara keseluruhan. Jika PER suatu saham lebih tinggi daripada PER pasar secara keseluruhan, ini dapat mengindikasikan bahwa saham tersebut terlalu mahal, dan investor dapat memutuskan apakah akan menjual atau mempertahankan saham tersebut. Investor biasanya juga menggunakan PER untuk membandingkan saham dari waktu ke waktu. Jika suatu saham memiliki PER 10 dan setahun kemudian memiliki PER 20, hal ini dapat menunjukkan bahwa saham tersebut terlalu mahal. Investor kemudian dapat memutuskan apakah mereka akan mempertahankan atau menjual saham tersebut.
Kelebihan dan Kekurangan Penggunaan P/E (PER)
KeuntunganP/E adalah alat yang berguna untuk menilai daya tarik saham dan memeriksa bagaimana kinerja saham dibandingkan dengan pasar. Ini adalah alat sederhana yang dapat membantu investor dalam mengambil keputusan apakah mereka ingin membeli, menjual, atau mempertahankan saham.
KerugianP/E adalah alat sederhana yang tidak memberikan indikasi tentang performa saham di masa depan. Bisa jadi sulit untuk memprediksi performa saham yang akan datang, dan terkadang P/E dapat memberikan gambaran yang salah tentang suatu saham. Oleh karena itu, investor harus hati-hati ketika mengandalkan P/E.
Selain itu, P/E dapat bervariasi tergantung pada industri, yang membuat perbandingan menjadi lebih sulit. Misalnya, saham di industri tertentu mungkin memiliki P/E yang rendah, sementara saham lain di industri yang berbeda mungkin memiliki P/E yang lebih tinggi. Oleh karena itu, investor harus berhati-hati ketika mengandalkan P/E.
Kesimpulan
P/E adalah alat berguna yang dapat membantu investor dalam menilai daya tarik dan nilai suatu saham. Ini juga dapat digunakan untuk memeriksa bagaimana saham tersebut berperforma dibandingkan dengan pasar. Namun, penting untuk diingat bahwa ini adalah alat sederhana yang tidak memberikan indikasi tentang kinerja masa depan saham, dan investor harus berhati-hati saat mengandalkan P/E.
Penilaian — BioLine RX
Semua Metrik Kunci — BioLine RX
Penilaian
Laporan Laba Rugi
Margin
Neraca
- Total Aset
- Aset Lancar
- Kas & Setara Kas
- Piutang
- Persediaan
- Properti, Pabrik & Peralatan
- Goodwill
- Aset Tidak Berwujud
- Modal sendiri
- Utang
- Utang
- Kewajiban Lancar
- Utang Jangka Panjang
- Utang Jangka Pendek
- Laba Ditahan
- Nilai Buku per Saham
- Nilai Buku Berwujud per Saham
- Modal Kerja
- Investasi
- Hutang Usaha
- Aset Tidak Lancar
- Investasi Jangka Pendek
- Investasi Jangka Panjang
- Utang Bersih
- Saham Treasuri
- Kepentingan Minoritas
- Kewajiban Pajak Tangguhan
- Aset Berwujud Bersih
- Goodwill/Aset
- Aset Tidak Berwujud/Aset
Arus Kas
- Aliran Kas Operasional
- Pengeluaran Modal
- Aliran Kas Bebas
- FCF per Saham
- Dividen yang Dibayarkan
- Pembelian Kembali Saham
- Aliran Kas Investasi
- Aliran Kas Pendanaan
- CapEx / Pendapatan
- Aliran Kas per Saham
- Kompensasi Berbasis Saham
- Perubahan Modal Kerja
- Akuisisi (Bersih)
- Perubahan Kas Bersih
- CapEx/Arus Kas Operasional
- FCF/Laba Bersih
- Konversi FCF
- Konversi Kas
- Total Pembayaran Pemegang Saham
- CapEx/Penyusutan & Amortisasi
Profitabilitas
- ROE
- ROA
- ROCE
- ROIC
- Perputaran Aset
- Perputaran Persediaan
- Perputaran Piutang
- Hari Penjualan Beredar
- Hari Persediaan Beredar
- Hari Hutang Beredar
- Siklus Konversi Kas
- CROIC
- Laba Kotor/Aset
- Perputaran Aset Tetap
- Perputaran Ekuitas
- Perputaran Modal Kerja
- Perputaran Utang Dagang
- Intensitas Modal
- Piutang/Pendapatan
- Persediaan/Pendapatan
- EBIT/Aset
Leverage
Pertumbuhan
- Pertumbuhan Pendapatan
- CAGR Pendapatan 3T
- CAGR Pendapatan 5T
- CAGR Pendapatan 10T
- Pertumbuhan Laba
- Pertumbuhan EPS
- Pertumbuhan EBIT
- EBIT CAGR 3T
- EBIT CAGR 5T
- EBIT CAGR 10T
- Pertumbuhan Dividen
- Pertumbuhan FCF
- Pertumbuhan Nilai Buku
- Earnings CAGR 3T
- Earnings CAGR 5T
- Earnings CAGR 10T
- EPS CAGR 3T
- EPS CAGR 5T
- Pertumbuhan EBITDA YoY
- EBITDA CAGR 3T
- EBITDA CAGR 5T
- Pertumbuhan Laba Kotor
- Pertumbuhan OCF YoY
- Pertumbuhan Karyawan
- Dividend CAGR 3T
- Dividend CAGR 5T
- Dividend CAGR 10T
- Pertumbuhan Aset
- Pertumbuhan Ekuitas
- Pertumbuhan Utang
- Pertumbuhan CapEx
- FCF CAGR 3T
- FCF CAGR 5T
- Pertumbuhan Kapitalisasi Pasar
- Pertumbuhan Jumlah Saham