🇵🇭

Filipina Indeks Harga Konsumen (IHK) Transportasi

Harga

Harga
130 Poin
Perubahan +/-
+0 Poin
Perubahan Persentase
+null %

Nilai terkini dari Indeks Harga Konsumen (IHK) Transportasi di Filipina adalah 130 Poin. Indeks Harga Konsumen (IHK) Transportasi di Filipina menurun menjadi 130 Poin pada 1/2/2026, setelah sebelumnya 130 Poin pada 1/1/2026. Dari 1/1/2012 hingga 1/1/2026, rata-rata PDB di Filipina sebesar 108,62 Poin. Nilai tertinggi sepanjang masa tercapai pada 1/7/2022 dengan 133,20 Poin, sedangkan nilai terendah dicatat pada 1/2/2016 dengan 91,90 Poin.

Sumber: Philippine Statistics Authority

macro_seo_summary_intro macro_seo_summary_downmacro_seo_summary_avgmacro_seo_summary_highmacro_seo_summary_low

Indeks Harga Konsumen (IHK) Transportasi

Indeks Harga Konsumen (IHK) Transportasi

  • 3 tahun

  • 5 tahun

  • 10 tahun

  • Maks

IHK Transportasi
Date
IHK Transportasi
1 Jan 2012
99,40 points
2 Jan 2012
100,40 points
3 Jan 2012
101,50 points
4 Jan 2012
102,20 points
5 Jan 2012
101,00 points
6 Jan 2012
99,00 points
7 Jan 2012
97,70 points
8 Jan 2012
99,20 points
9 Jan 2012
100,50 points
10 Jan 2012
100,30 points
11 Jan 2012
99,50 points
12 Jan 2012
99,40 points
1 Jan 2013
99,50 points
2 Jan 2013
100,10 points
3 Jan 2013
99,90 points
Access this data via the Eulerpool API

Indeks Harga Konsumen (IHK) Transportasi Riwayat

Indeks Harga Konsumen (IHK) Transportasi — Riwayat
TanggalNilai
130 Poin
130 Poin
130,4 Poin
130,7 Poin
129,2 Poin
129,2 Poin
129,2 Poin
128,9 Poin
128,6 Poin
127,9 Poin
...

Indikator Makro Serupa dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) Transportasi

Halaman makro untuk negara lain di Asia

Apa itu Indeks Harga Konsumen (IHK) Transportasi?

CPI Transportation atau Indeks Harga Konsumen untuk Transportasi adalah salah satu indikator ekonomi penting yang kerap digunakan untuk memahami bagaimana perubahan harga barang dan jasa dalam sektor transportasi mempengaruhi daya beli konsumen. Sebagai salah satu komponen utama dalam pengukuran inflasi, CPI Transportation memiliki dampak signifikan terhadap berbagai aspek ekonomi, baik bagi konsumen, pelaku bisnis, maupun pemerintah. Untuk memahami CPI Transportation dengan lebih mendalam, pertama-tama perlu dijelaskan apa itu CPI secara umum. CPI atau Consumer Price Index adalah indikator yang menghitung rata-rata perubahan harga dari sejumlah barang dan jasa yang biasa dikonsumsi rumah tangga. Indeks ini diwakili oleh sekumpulan harga produk yang dikelompokkan dalam beberapa kategori, salah satunya adalah transportasi. Transportasi adalah sektor yang mencakup berbagai jasa dan barang yang dibutuhkan untuk memindahkan orang atau barang dari satu tempat ke tempat lain. Dalam konteks CPI, transportasi biasanya mencakup berbagai subkategori seperti harga bahan bakar, tiket angkutan umum, biaya perawatan kendaraan, dan asuransi kendaraan. Perubahan harga dalam subkategori tersebut kemudian dikumpulkan dan dianalisis untuk menentukan Indeks Harga Konsumen di sektor transportasi. Di Indonesia, Badan Pusat Statistik (BPS) secara rutin menerbitkan data CPI, termasuk CPI Transportation. Data ini menjadi alat yang sangat berguna bagi berbagai pihak untuk membuat keputusan ekonomi. Misalnya, pelaku bisnis dapat menggunakan data CPI Transportation untuk merencanakan strategi penetapan harga atau logistic, sementara pemerintah bisa memanfaatkannya untuk merumuskan kebijakan fiskal yang lebih tepat sasaran. Salah satu faktor utama yang mempengaruhi CPI Transportation adalah harga bahan bakar. Bahan bakar merupakan komponen penting dalam transportasi, tidak hanya untuk kendaraan pribadi tetapi juga untuk transportasi umum dan logistik. Ketika harga bahan bakar naik, biasanya akan diikuti kenaikan tarif transportasi umum dan biaya-biaya lain yang terkait dengan transportasi. Hal ini akan tercermin dalam peningkatan CPI Transportation. Oleh karena itu, fluktuasi harga bahan bakar sering kali menjadi faktor yang sangat diperhatikan dalam analisis CPI Transportation. Selain bahan bakar, biaya perawatan kendaraan dan suku cadang juga memainkan peran yang signifikan. Dalam jangka panjang, inflasi di sektor ini dapat mempengaruhi keputusan konsumen mengenai perawatan kendaraan mereka, yang pada gilirannya mempengaruhi kinerja ekonomi keseluruhan. Misalnya, jika biaya perawatan menjadi terlalu mahal, konsumen mungkin memilih untuk mengurangi frekuensi penggunaan kendaraan pribadi atau beralih ke opsi transportasi yang lebih murah. Di sisi lain, sektor transportasi umum juga sangat dipengaruhi oleh perubahan harga dan memiliki dampak langsung terhadap CPI Transportation. Kenaikan tarif transportasi umum dapat terjadi akibat berbagai alasan, mulai dari kenaikan biaya operasional hingga perubahan kebijakan pemerintah. Misalnya, jika pemerintah memutuskan untuk mengurangi subsidi bahan bakar, operator transportasi umum mungkin akan menaikkan tarif untuk menutupi biaya tambahan tersebut. Ini akan mempengaruhi daya beli konsumen dan secara langsung tercermin dalam CPI Transportation. Dalam konteks makroekonomi, CPI Transportation adalah indikator yang sangat penting untuk mengukur inflasi secara keseluruhan. Inflasi yang tinggi di sektor ini dapat mengindikasikan adanya tekanan harga di seluruh perekonomian. Misalnya, inflasi tinggi di sektor transportasi dapat memberi tekanan tambahan pada sektor-sektor lain, karena biaya logistik dan distribusi barang juga akan meningkat. Ini berarti barang-barang konsumsi lainnya mungkin juga akan mengalami kenaikan harga, yang pada akhirnya mempengaruhi inflasi secara umum. Tidak hanya itu, data CPI Transportation juga sering digunakan oleh bank sentral untuk menetapkan kebijakan moneter. Bank Indonesia, misalnya, dapat menggunakan data CPI Transportation sebagai salah satu indikator dalam menentukan suku bunga acuan. Jika inflasi di sektor transportasi dianggap terlalu tinggi, bank sentral mungkin akan mempertimbangkan kebijakan moneter yang lebih ketat untuk menahan laju inflasi. Untuk situs eulerpool, menampilkan data CPI Transportation secara komprehensif dan up-to-date sangatlah penting. Dengan menyediakan analisis dan visualisasi data yang mendalam, pengguna situs dapat memperoleh wawasan yang lebih baik mengenai kondisi ekonomi saat ini dan proyeksi masa mendatang. Ini sangat bermanfaat tidak hanya bagi ekonom dan analis, tetapi juga bagi pelaku bisnis dan pembuat kebijakan. Sebagai kesimpulan, CPI Transportation adalah indikator penting dalam memahami dinamika ekonomi di sektor transportasi dan dampaknya terhadap inflasi secara keseluruhan. Mengikuti perkembangan CPI Transportation dapat memberikan berbagai manfaat, mulai dari perencanaan bisnis yang lebih baik hingga pembuatan kebijakan yang lebih efektif. Eulerpool, sebagai situs penyedia data ekonomi, memiliki peran penting dalam menyediakan informasi yang akurat dan up-to-date mengenai CPI Transportation, membantu berbagai pihak untuk membuat keputusan yang lebih baik dan berdasarkan data.

Indeks Harga Konsumen (IHK) Transportasi Filipina — FAQ

What is the current Indeks Harga Konsumen (IHK) Transportasi in Filipina?

The current Indeks Harga Konsumen (IHK) Transportasi in Filipina is 130 Poin as of 1/2/2026.

How has the Indeks Harga Konsumen (IHK) Transportasi in Filipina changed recently?

The Indeks Harga Konsumen (IHK) Transportasi in Filipina decreased from 130 Poin (1/1/2026) to 130 Poin (1/2/2026).

What is the all-time high for Indeks Harga Konsumen (IHK) Transportasi in Filipina?

The all-time high for Indeks Harga Konsumen (IHK) Transportasi in Filipina was 133,20 Poin, recorded on 1/7/2022.

What is the all-time low for Indeks Harga Konsumen (IHK) Transportasi in Filipina?

The all-time low for Indeks Harga Konsumen (IHK) Transportasi in Filipina was 91,90 Poin, recorded on 1/2/2016.

What is the historical average of Indeks Harga Konsumen (IHK) Transportasi in Filipina?

The historical average of Indeks Harga Konsumen (IHK) Transportasi in Filipina is 108,62 Poin, calculated over the period from 1/1/2012 to 1/1/2026.

Where does the Indeks Harga Konsumen (IHK) Transportasi data for Filipina come from?

The Indeks Harga Konsumen (IHK) Transportasi data for Filipina is sourced from Philippine Statistics Authority and published on Eulerpool.