🇵🇭

Filipina Cadangan Devisa

Harga

Harga
112,7 miliar USD
Perubahan +/-
+200 Juta. USD
Perubahan Persentase
+0,18 %

Nilai Cadangan Devisa saat ini di Filipina adalah 112,7 miliar USD. Cadangan Devisa di Filipina meningkat menjadi 112,7 miliar USD pada 1/2/2026, setelah sebelumnya sebesar 112,5 miliar USD pada 1/1/2026. Dari 1/1/1960 hingga 1/1/2026, rata-rata PDB di Filipina adalah 26,16 miliar USD. Nilai tertinggi sepanjang masa tercapai pada 1/9/2024 dengan 112,71 miliar USD, sedangkan nilai terendah tercatat pada 1/12/1961 dengan 44,07 Juta. USD.

Sumber: Bangko Sentral Ng Pilipinas

macro_seo_summary_intro macro_seo_summary_upmacro_seo_summary_avgmacro_seo_summary_highmacro_seo_summary_low

Cadangan Devisa

Cadangan Devisa

  • 3 tahun

  • 5 tahun

  • 10 tahun

  • 25 Tahun

  • Maks

Cadangan Valuta Asing
Date
Cadangan Valuta Asing
1 Jan 1960
88,32 Juta. USD
2 Jan 1960
87,90 Juta. USD
3 Jan 1960
98,16 Juta. USD
4 Jan 1960
114,63 Juta. USD
5 Jan 1960
121,26 Juta. USD
6 Jan 1960
124,13 Juta. USD
7 Jan 1960
142,68 Juta. USD
8 Jan 1960
140,60 Juta. USD
9 Jan 1960
141,87 Juta. USD
10 Jan 1960
137,58 Juta. USD
11 Jan 1960
131,00 Juta. USD
12 Jan 1960
120,05 Juta. USD
1 Jan 1961
116,91 Juta. USD
2 Jan 1961
116,64 Juta. USD
3 Jan 1961
117,55 Juta. USD
Access this data via the Eulerpool API

Cadangan Devisa Riwayat

Cadangan Devisa — Riwayat
TanggalNilai
112,7 miliar USD
112,5 miliar USD
110,9 miliar USD
111,254 miliar USD
110,249 miliar USD
109,06 miliar USD
107,098 miliar USD
105,418 miliar USD
105,998 miliar USD
105,177 miliar USD
...

Indikator Makro Serupa dengan Cadangan Devisa

Cadangan Devisa

Di Filipina, Cadangan Devisa adalah aset asing yang dipegang atau dikendalikan oleh bank sentral negara tersebut. Cadangan ini terdiri dari emas atau mata uang tertentu. Mereka juga bisa berupa hak penarikan khusus dan surat berharga yang dapat diperdagangkan dalam mata uang asing seperti surat utang negara, obligasi pemerintah, obligasi korporasi, dan ekuitas serta pinjaman mata uang asing.

Halaman makro untuk negara lain di Asia

Apa itu Cadangan Devisa?

Foreign Exchange Reserves, atau dalam bahasa Indonesia dikenal sebagai cadangan devisa, merupakan komponen penting dalam ekonomi makro yang berperan signifikan dalam menentukan stabilitas keuangan suatu negara. Istilah ini merujuk pada aset yang dimiliki oleh bank sentral dalam bentuk mata uang asing yang dapat digunakan untuk berbagai keperluan seperti intervensi di pasar valuta asing, pembayaran utang luar negeri, dan menjaga nilai tukar mata uang domestik. Pada dasarnya, foreign exchange reserves mencakup aset-aset yang secara umum terdiri dari berbagai bentuk mata uang asing, surat berharga internasional, emas, dan hak penarikan khusus atau Special Drawing Rights (SDR) dari International Monetary Fund (IMF). Bank sentral suatu negara mengelola cadangan devisa ini dengan tujuan untuk memastikan bahwa mereka memiliki cukup likuiditas untuk memenuhi kebutuhan darurat serta menjaga stabilitas ekonomi dan keuangan. Pentingnya Foreign Exchange Reserves dalam Ekonomi Makro Cadangan devisa memiliki beberapa fungsi kunci yang sangat penting bagi stabilitas ekonomi makro suatu negara. Pertama, foreign exchange reserves digunakan untuk stabilisasi nilai tukar mata uang domestik. Ketika terjadi volatilitas ekonomi atau serangan spekulatif terhadap mata uang domestik, bank sentral dapat menggunakan cadangan devisa untuk membeli atau menjual mata uang asing guna mempengaruhi nilai tukar. Kedua, cadangan devisa memberikan kepercayaan kepada investor internasional dan lembaga keuangan tentang kestabilan ekonomi suatu negara. Ketersediaan cadangan devisa yang cukup menunjukkan bahwa suatu negara memiliki bantalan keuangan yang solid untuk mengelola risiko ekonomi dan keuangan yang mungkin timbul. Ketiga, foreign exchange reserves sangat penting dalam menghadapi keadaan krisis. Sebagai contoh, selama periode krisis ekonomi global, cadangan devisa dapat digunakan untuk membayar kewajiban hutang luar negeri, sehingga mencegah terjadinya default. Selain itu, cadangan ini dapat digunakan untuk mendanai impor yang penting, seperti bahan baku produksi, yang sangat penting untuk menjaga kelangsungan ekonomi. Sumber-Sumber Foreign Exchange Reserves Ada beberapa sumber utama dari mana sebuah negara bisa memperoleh foreign exchange reserves. Pertama, melalui surplus dalam neraca perdagangan, di mana nilai ekspor melebihi nilai impor. Kedua, arus modal masuk dari investasi asing langsung (Foreign Direct Investment, FDI) dan portofolio investasi. Ketiga, penerimaan dari pariwisata internasional dan remitansi pekerja migran juga berkontribusi pada peningkatan cadangan devisa. Pengelolaan Foreign Exchange Reserves Pengelolaan cadangan devisa merupakan tanggung jawab dari bank sentral suatu negara, seperti Bank Indonesia. Pengelolaan ini mencakup berbagai keputusan strategis tentang komposisi, tingkat likuiditas, dan diversifikasi aset. Misalnya, bank sentral harus memutuskan seberapa besar porsi yang dialokasikan dalam bentuk mata uang asing, surat berharga internasional, serta emas. Diversifikasi cadangan devisa penting untuk mengurangi risiko kerugian akibat fluktuasi nilai tukar atau perubahan suku bunga internasional. Selain itu, bank sentral juga harus memastikan bahwa aset yang dimiliki cukup likuid untuk memenuhi kebutuhan darurat tanpa harus menjual investasi pada kondisi yang merugikan. Tantangan dalam Mengelola Foreign Exchange Reserves Ada berbagai tantangan dalam mengelola foreign exchange reserves. Salah satunya adalah risiko nilai tukar, di mana perubahan drastis dalam nilai tukar mata uang asing bisa berdampak pada nilai cadangan devisa dalam mata uang domestik. Selain itu, risiko suku bunga juga merupakan aspek penting, karena perubahan suku bunga internasional dapat mempengaruhi nilai surat berharga yang dimiliki oleh bank sentral. Fluktuasi harga emas juga dapat berdampak pada nilai cadangan devisa. Selain itu, bank sentral harus berupaya untuk memastikan bahwa cadangan devisa tetap dalam jumlah yang memadai tanpa memicu inflasi domestik. Meningkatkan cadangan devisa secara berlebihan melalui intervensi di pasar valuta asing bisa mempengaruhi jumlah uang beredar yang berdampak pada inflasi. Relevansi Foreign Exchange Reserves bagi Indonesia Bagi Indonesia, foreign exchange reserves memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga stabilitas makroekonomi. Sebagai negara dengan ekonomi terbuka, Indonesia rentan terhadap volatilitas ekonomi global dan fluktuasi pasar finansial. Dengan memiliki cadangan devisa yang memadai, Bank Indonesia dapat melakukan intervensi di pasar valuta asing untuk menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah serta menciptakan kepercayaan di kalangan investor. Lebih jauh, foreign exchange reserves juga penting dalam mendukung kebijakan moneter dan fiskal yang dijalankan pemerintah. Dalam situasi di mana ada tekanan inflasi atau tekanan deflasi, cadangan devisa memberikan fleksibilitas bagi pemerintah untuk menyesuaikan kebijakan sesuai dengan kebutuhan ekonomi. Kesimpulan Foreign exchange reserves atau cadangan devisa merupakan instrumen yang krusial dalam ekonomi makro yang digunakan oleh bank sentral untuk menjaga stabilitas nilai tukar, memitigasi risiko ekonomi, dan memberikan bantalan keuangan dalam kondisi krisis. Pengelolaan yang strategis dan bijaksana dari cadangan devisa ini sangat penting untuk memastikan bahwa ekonomi suatu negara tetap stabil dan dapat menghadapi berbagai tantangan global dengan lebih baik. Sebagai sumber daya keuangan yang paling likuid dan dapat diandalkan, foreign exchange reserves memainkan peran sentral dalam menjaga kepercayaan investor dan stabilitas ekonomi secara keseluruhan. Dengan memahami pentingnya dan pengelolaan yang efektif dari cadangan devisa, negara seperti Indonesia dapat lebih siap untuk menghadapi tekanan-tekanan ekonomi dan keuangan di masa depan. Di situs kami, Eulerpool, kami menyediakan berbagai data ekonomi makro termasuk foreign exchange reserves yang dapat diakses oleh profesional dan publik untuk analisis dan pengambilan keputusan yang lebih baik. Kami berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat dan terkini untuk mendukung stabilitas dan pertumbuhan ekonomi global.

Cadangan Devisa Filipina — FAQ

What is the current Cadangan Devisa in Filipina?

The current Cadangan Devisa in Filipina is 112,7 miliarUSD as of 1/2/2026.

How has the Cadangan Devisa in Filipina changed recently?

The Cadangan Devisa in Filipina increased from 112,5 miliarUSD (1/1/2026) to 112,7 miliarUSD (1/2/2026).

What is the all-time high for Cadangan Devisa in Filipina?

The all-time high for Cadangan Devisa in Filipina was 112,71 miliarUSD, recorded on 1/9/2024.

What is the all-time low for Cadangan Devisa in Filipina?

The all-time low for Cadangan Devisa in Filipina was 44,07 Juta.USD, recorded on 1/12/1961.

What is the historical average of Cadangan Devisa in Filipina?

The historical average of Cadangan Devisa in Filipina is 26,16 miliarUSD, calculated over the period from 1/1/1960 to 1/1/2026.

Where does the Cadangan Devisa data for Filipina come from?

The Cadangan Devisa data for Filipina is sourced from Bangko Sentral Ng Pilipinas and published on Eulerpool.