🇰🇲

Komoro Impor

Harga

Harga
39,702 miliar KMF
Perubahan +/-
+2,184 miliar KMF
Perubahan Persentase
+5,82 %

Nilai saat ini dari Impor di Komoro adalah 39,702 miliar KMF. Impor di Komoro meningkat menjadi 39,702 miliar KMF pada 1/6/2025, setelah sebelumnya adalah 37,518 miliar KMF pada 1/3/2025. Dari 1/12/1996 hingga 1/6/2025, rata-rata PDB di Komoro adalah 52,97 miliar KMF. Puncak tertinggi tercapai pada 1/12/2020 dengan 120,82 miliar KMF, sedangkan nilai terendah tercatat pada 1/12/1998 dengan 22,24 miliar KMF.

Sumber: Banque Centrale des Comores

macro_seo_summary_intro macro_seo_summary_upmacro_seo_summary_avgmacro_seo_summary_highmacro_seo_summary_low

Impor

Impor

  • 3 tahun

  • 5 tahun

  • 10 tahun

  • 25 Tahun

  • Maks

Impor
Date
Impor
12 Jan 1996
24,66 miliar KMF
12 Jan 1997
26,27 miliar KMF
12 Jan 1998
22,24 miliar KMF
12 Jan 1999
24,93 miliar KMF
12 Jan 2000
23,09 miliar KMF
12 Jan 2001
27,78 miliar KMF
12 Jan 2002
27,45 miliar KMF
12 Jan 2003
30,31 miliar KMF
12 Jan 2004
33,75 miliar KMF
12 Jan 2005
38,95 miliar KMF
12 Jan 2006
45,25 miliar KMF
12 Jan 2007
49,72 miliar KMF
12 Jan 2008
60,32 miliar KMF
12 Jan 2009
74,53 miliar KMF
12 Jan 2010
86,48 miliar KMF
Access this data via the Eulerpool API

Impor Riwayat

Impor — Riwayat
TanggalNilai
39,702 miliar KMF
37,518 miliar KMF
46,595 miliar KMF
41,56 miliar KMF
41,467 miliar KMF
33,067 miliar KMF
38,242 miliar KMF
37,719 miliar KMF
42,307 miliar KMF
44,435 miliar KMF

Impor

Impor utama Komoro adalah bahan bakar (23 persen dari total impor) dan mobil (18 persen). Lainnya termasuk: beras (11 persen), semen, ikan, dan gula. Mitra impor utama Komoro adalah: Pakistan (16 persen), Prancis (15 persen), Uni Emirat Arab, Turki, India, dan Kenya.

Halaman makro untuk negara lain di Afrika

Apa itu Impor?

Eulerpool adalah situs web profesional yang menyediakan data makroekonomi yang komprehensif, termasuk dalam kategori "Impor." Dalam artikel ini, kami akan membahas secara mendalam tentang impor di Indonesia, dengan informasi yang relevan, tren, dan signifikansi makroekonominya, serta relevansinya bagi pengguna data ekonomi. Impor merujuk pada kegiatan membeli barang dan jasa dari luar negeri untuk digunakan di dalam negeri. Di Indonesia, impor memegang peranan penting dalam perekonomian nasional karena berbagai alasan. Pertama, impor memungkinkan Indonesia untuk memenuhi kebutuhan barang yang tidak dapat diproduksi secara efisien atau tidak tersedia di dalam negeri. Kedua, impor dapat membantu menstabilkan harga di pasar domestik dengan menyediakan alternatif yang lebih murah atau berkualitas lebih baik. Indonesia adalah negara dengan ekonomi terbuka yang sangat bergantung pada perdagangan internasional. Oleh karena itu, memahami dinamika impor menjadi sangat penting. Data impor mencakup berbagai jenis barang mulai dari bahan baku industri, barang konsumsi, hingga barang modal seperti mesin dan peralatan. Bahan baku industri seperti minyak mentah, bahan kimia, dan bijih logam sangat penting bagi sektor manufaktur Indonesia. Barang konsumsi seperti elektronik, kendaraan, dan produk pangan juga memainkan peran signifikan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Sementara itu, barang modal berperan dalam meningkatkan kapasitas produksi dan efisiensi industri. Tren impor Indonesia sering kali dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk kebijakan perdagangan, kondisi ekonomi global, nilai tukar, serta pertumbuhan ekonomi domestik. Misalnya, ketika perekonomian global mengalami resesi, nilai impor Indonesia mungkin menurun karena berkurangnya permintaan global. Sebaliknya, dalam periode pertumbuhan ekonomi yang kuat, impor cenderung meningkat seiring dengan meningkatnya permintaan barang modal dan barang konsumsi di dalam negeri. Kebijakan perdagangan juga memainkan peran yang tidak kalah penting. Pemerintah Indonesia sering memberlakukan tarif dan non-tarif untuk melindungi industri dalam negeri. Namun, kebijakan ini harus diimbangi dengan kebutuhan untuk mengimpor barang-barang yang tidak dapat diproduksi secara efisien di dalam negeri. Langkah-langkah seperti perjanjian perdagangan bebas (FTA) dan organisasi perdagangan internasional (WTO) juga berdampak pada volume dan nilai impor Indonesia. Kondisi nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing, terutama dolar Amerika Serikat, sangat mempengaruhi biaya impor. Ketika nilai tukar rupiah melemah, biaya impor meningkat karena harga barang-barang yang diimpor dalam mata uang asing menjadi lebih mahal. Sebaliknya, ketika nilai tukar rupiah menguat, biaya impor menurun, yang dapat menguntungkan konsumen dan produsen di Indonesia. Data makroekonomi terkait impor juga dapat memberikan wawasan tentang kesehatan ekonomi Indonesia. Misalnya, peningkatan impor barang modal umumnya menunjukkan bahwa perusahaan-perusahaan melakukan investasi untuk meningkatkan kapasitas produksi mereka, yang merupakan indikator positif bagi perekonomian. Sebaliknya, peningkatan impor barang konsumsi bisa menunjukkan meningkatnya daya beli masyarakat. Namun, peningkatan impor juga dapat menyebabkan defisit neraca perdagangan jika nilai impor melebihi nilai ekspor. Mengapa data impor sangat penting bagi pengguna data ekonomi seperti pengusaha, investor, dan pembuat kebijakan? Bagi pengusaha, data impor memberikan gambaran tentang kondisi pasar dan persaingan. Misalnya, sektor manufaktur dapat memanfaatkan data impor bahan baku untuk merencanakan produksi dan mengelola biaya. Bagi investor, data impor dapat membantu dalam analisis kelayakan investasi dan proyeksi pertumbuhan industri. Sementara itu, pembuat kebijakan dapat mengandalkan data impor untuk merumuskan kebijakan perdagangan dan industri yang efektif. Di Eulerpool, kami menyediakan data impor yang terperinci dan dapat diakses dengan mudah. Pengguna dapat memanfaatkan data ini untuk melakukan analisis yang mendalam dan membuat keputusan yang lebih informed. Data yang kami sediakan mencakup berbagai kategori barang, negara asal impor, serta tren dan perubahan harga dari waktu ke waktu. Dengan demikian, pengguna dapat memiliki pemahaman yang komprehensif tentang dinamika impor di Indonesia. Selain itu, kami juga menyediakan alat analisis yang canggih untuk memudahkan pengguna dalam memvisualisasikan data impor. Pengguna dapat membuat grafik, tabel, dan laporan yang dapat disesuaikan sesuai kebutuhan masing-masing. Fitur ini sangat berguna bagi pengusaha, investor, dan peneliti yang membutuhkan data rinci dan analisis mendalam untuk mendukung keputusan mereka. Secara keseluruhan, kategori impor di Eulerpool memainkan peran vital dalam memberikan wawasan yang relevan dan data yang akurat untuk mendukung berbagai kepentingan ekonomi. Dengan memahami dinamika impor, pengguna data ekonomi dapat mengantisipasi perubahan pasar, merencanakan strategi bisnis, dan membuat keputusan yang lebih baik. Di tengah dinamika perekonomian global yang terus berubah, data impor yang akurat dan terbaru menjadi kunci keberhasilan dalam menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang yang ada. Eulerpool berkomitmen untuk terus menyediakan data impor yang berkualitas tinggi dan mudah diakses bagi semua penggunanya. Melalui analisis yang mendalam dan fitur yang canggih, kami berharap dapat membantu pengguna dalam memahami dan mengatasi kompleksitas perekonomian global, serta mencapai tujuan ekonomi dan bisnis mereka.

Impor Komoro — FAQ

What is the current Impor in Komoro?

The current Impor in Komoro is 39,702 miliarKMF as of 1/6/2025.

How has the Impor in Komoro changed recently?

The Impor in Komoro increased from 37,518 miliarKMF (1/3/2025) to 39,702 miliarKMF (1/6/2025).

What is the all-time high for Impor in Komoro?

The all-time high for Impor in Komoro was 120,82 miliarKMF, recorded on 1/12/2020.

What is the all-time low for Impor in Komoro?

The all-time low for Impor in Komoro was 22,24 miliarKMF, recorded on 1/12/1998.

What is the historical average of Impor in Komoro?

The historical average of Impor in Komoro is 52,97 miliarKMF, calculated over the period from 1/12/1996 to 1/6/2025.

Where does the Impor data for Komoro come from?

The Impor data for Komoro is sourced from Banque Centrale des Comores and published on Eulerpool.