🇮🇸

Islandia Harga Impor

Harga

Harga
140,124 Poin
Perubahan +/-
+7,525 Poin
Perubahan Persentase
+5,68 %

Nilai saat ini dari Harga Impor di Islandia adalah 140,124 Poin. Harga Impor di Islandia meningkat menjadi 140,124 Poin pada 1/1/2023, setelah sebelumnya adalah 132,599 Poin pada 1/1/2022. Dari 1/1/1950 hingga 1/1/2023, rata-rata PDB di Islandia adalah 32,83 Poin. Rekor tertinggi sepanjang masa tercapai pada 1/1/2023 dengan 140,12 Poin, sementara nilai terendah tercatat pada 1/1/1950 dengan 0,02 Poin.

Sumber: Icelandic Ministry of Finance

macro_seo_summary_intro macro_seo_summary_upmacro_seo_summary_avgmacro_seo_summary_highmacro_seo_summary_low

Harga Impor

Harga Impor

  • 3 tahun

  • 5 tahun

  • 10 tahun

  • 25 Tahun

  • Maks

Harga Impor
Date
Harga Impor
1 Jan 1950
0,02 points
1 Jan 1951
0,02 points
1 Jan 1952
0,02 points
1 Jan 1953
0,02 points
1 Jan 1954
0,02 points
1 Jan 1955
0,02 points
1 Jan 1956
0,02 points
1 Jan 1957
0,02 points
1 Jan 1958
0,02 points
1 Jan 1959
0,02 points
1 Jan 1960
0,04 points
1 Jan 1961
0,04 points
1 Jan 1962
0,05 points
1 Jan 1963
0,05 points
1 Jan 1964
0,05 points
Access this data via the Eulerpool API

Harga Impor Riwayat

Harga Impor — Riwayat
TanggalNilai
140,124 Poin
132,599 Poin
114,061 Poin
108,576 Poin
100,538 Poin
93,451 Poin
83,31 Poin
87,73 Poin
100 Poin
104,786 Poin
...

Indikator Makro Serupa dengan Harga Impor

Harga Impor

Di Islandia, Harga Impor mencerminkan tingkat perubahan harga barang dan jasa yang dibeli oleh penduduk negara tersebut dari, dan disediakan oleh, penjual asing. Harga Impor sangat dipengaruhi oleh nilai tukar.

Apa itu Harga Impor?

Harga Impor adalah salah satu indikator penting dalam analisis makroekonomi yang mencerminkan perubahan biaya barang dan jasa yang diimpor ke suatu negara dalam jangka waktu tertentu. Pada eulerpool, kami menyediakan data terkini dan mendalam mengenai Harga Impor untuk membantu para ekonom, analis, investor, dan pembuat kebijakan memahami dinamika ekonomi global dan implikasinya terhadap perekonomian domestik. Pertama, penting untuk memahami konsep dasar Harga Impor. Harga Impor mencerminkan biaya barang dan jasa yang dibeli oleh penduduk dari luar negeri. Indeks ini sering kali digunakan untuk mengukur inflasi impor, yang merupakan kontribusi inflasi dari barang dan jasa yang diimpor. Harga Impor juga dapat mencerminkan perubahan dalam nilai tukar, biaya produksi global, dan berbagai faktor eksternal lainnya yang memengaruhi harga barang di pasar internasional. Sebagai indikator ekonomi, perubahan dalam Harga Impor dapat menunjukkan beberapa hal. Misalnya, peningkatan Harga Impor dapat mengindikasikan melemahnya nilai tukar domestik terhadap mata uang negara lain, peningkatan biaya produksi di negara pengekspor, atau peningkatan dalam permintaan global untuk barang dan jasa tertentu. Sebaliknya, penurunan Harga Impor dapat mengindikasikan penguatan nilai tukar, penurunan biaya produksi global, atau penurunan permintaan global. Di eulerpool, kami menyediakan data Harga Impor yang komprehensif dan terkini dari berbagai negara. Data kami mencakup berbagai komoditas, kategori industri, dan periode waktu yang berbeda, memungkinkan pengguna untuk melakukan analisis mendalam. Kami juga menyajikan data dalam format yang mudah diakses dan dapat diunduh, memudahkan pengguna dalam melakukan penelitian lebih lanjut atau menggabungkan data kami dengan sumber lainnya. Harga Impor memiliki dampak langsung terhadap perekonomian domestik. Salah satu dampaknya adalah terhadap inflasi. Ketika Harga Impor meningkat, biaya barang impor yang lebih tinggi dapat diteruskan kepada konsumen domestik dalam bentuk harga yang lebih tinggi untuk barang dan jasa. Hal ini dapat menyebabkan peningkatan inflasi konsumen, yang pada gilirannya dapat mempengaruhi daya beli, konsumsi rumah tangga, dan kebijakan moneter oleh bank sentral. Dampak lain dari perubahan Harga Impor adalah terhadap keseimbangan perdagangan. Peningkatan Harga Impor berarti bahwa negara menghabiskan lebih banyak uang untuk membeli barang dari luar negeri, yang dapat memperburuk defisit perdagangan. Sebaliknya, penurunan Harga Impor dapat meningkatkan keseimbangan perdagangan dengan mengurangi biaya impor dan mengurangi total pengeluaran untuk barang dan jasa luar negeri. Perubahan dalam Harga Impor juga dapat memengaruhi industri domestik. Misalnya, jika Harga Impor bahan baku meningkat, perusahaan domestik yang bergantung pada bahan baku impor mungkin akan mengalami peningkatan biaya produksi. Hal ini dapat mengurangi margin keuntungan dan memaksa perusahaan untuk menaikkan harga produknya atau mencari alternatif sumber bahan baku. Sebaliknya, penurunan Harga Impor dapat memberikan keuntungan bagi perusahaan yang menggunakan bahan baku impor, dengan menurunkan biaya produksi dan meningkatkan profitabilitas. Di tingkat kebijakan, perubahan dalam Harga Impor dapat mempengaruhi pengambilan keputusan oleh pemerintah dan bank sentral. Misalnya, jika pemerintah khawatir terhadap inflasi yang dipicu oleh peningkatan Harga Impor, mereka mungkin akan menerapkan langkah-langkah kebijakan untuk mengurangi ketergantungan pada barang impor atau memperkuat nilai tukar mata uang. Bank sentral, di sisi lain, mungkin akan menyesuaikan kebijakan suku bunga untuk mengelola inflasi dan mempertahankan stabilitas ekonomi. Di eulerpool, kami berkomitmen untuk menyediakan data yang dapat diandalkan dan terkini mengenai Harga Impor, membantu pengguna kami mengidentifikasi tren, membuat proyeksi, dan mengambil keputusan yang terinformasi. Kami memahami bahwa dalam lingkungan ekonomi global yang cepat berubah, memiliki akses ke data yang akurat dan tepat waktu adalah kunci untuk membuat keputusan ekonomi yang cerdas dan strategis. Kami terus memperbarui dan memperluas basis data kami untuk mencakup lebih banyak negara, komoditas, dan periode waktu. Selain itu, kami berusaha untuk memberikan analisis tambahan dan wawasan tentang bagaimana perubahan dalam Harga Impor dapat mempengaruhi perekonomian global dan domestik. Dengan demikian, eulerpool tidak hanya berfungsi sebagai sumber data, tetapi juga sebagai mitra analisis ekonomi yang handal. Kami mengajak Anda untuk menjelajahi data kami tentang Harga Impor dan memanfaatkan informasi yang tersedia untuk keuntungan Anda. Terlepas dari apakah Anda seorang ekonom, seorang investor, seorang peneliti, atau seorang pembuat kebijakan, eulerpool adalah sumber daya yang berharga untuk memahami dan mengelola dampak dari perubahan dalam Harga Impor. Dalam dunia yang semakin terhubung secara ekonomi, pemahaman yang mendalam tentang indikator ekonomi seperti Harga Impor menjadi semakin penting. Dengan eulerpool, Anda memiliki alat dan informasi yang Anda butuhkan untuk tetap terdepan dalam analisis ekonomi dan membuat keputusan yang lebih baik. Terima kasih telah memilih eulerpool sebagai sumber data makroekonomi Anda. Kami berkomitmen untuk terus menyediakan layanan yang terbaik dan memastikan bahwa data yang kami sediakan membantu Anda mencapai tujuan Anda.

Harga Impor Islandia — FAQ

What is the current Harga Impor in Islandia?

The current Harga Impor in Islandia is 140,124 Poin as of 1/1/2023.

How has the Harga Impor in Islandia changed recently?

The Harga Impor in Islandia increased from 132,599 Poin (1/1/2022) to 140,124 Poin (1/1/2023).

What is the all-time high for Harga Impor in Islandia?

The all-time high for Harga Impor in Islandia was 140,12 Poin, recorded on 1/1/2023.

What is the all-time low for Harga Impor in Islandia?

The all-time low for Harga Impor in Islandia was 0,02 Poin, recorded on 1/1/1950.

What is the historical average of Harga Impor in Islandia?

The historical average of Harga Impor in Islandia is 32,83 Poin, calculated over the period from 1/1/1950 to 1/1/2023.

Where does the Harga Impor data for Islandia come from?

The Harga Impor data for Islandia is sourced from Icelandic Ministry of Finance and published on Eulerpool.