Rasio P/E Core Lithium (CXO.AX) per 2 Mar 2026 sebesar -24,29. Tahun sebelumnya, Rasio P/E sebesar -25,20 — perubahan -3,61% (lebih tinggi).
Core Lithium PER
PER
-24,29
YoY
-3,61%
Terakhir diperbarui: 2 Mar 2026
Saat ini pada 2 Mar 2026 P/E ratio dari Core Lithium -24,29 telah mengalami perubahan sebesar -3,61% dibandingkan dengan P/E ratio -25,20 pada tahun sebelumnya.
Sejarah Core Lithium PER
Unlock the full history with 30+ years of data and forecast estimates.
Unlock all data — PROCore Lithium Analisis Saham
PER secara detail
Penguraian P/E dari Core Lithium
Rasio Harga-Laba (P/E) dari Core Lithium merupakan indikator kunci yang digunakan oleh investor dan analis untuk menentukan nilai pasar perusahaan dibandingkan dengan labanya. Ini dihitung dengan membagi harga saham saat ini dengan laba per saham (EPS). Sebuah P/E yang lebih tinggi bisa menunjukkan bahwa investor mengharapkan pertumbuhan masa depan yang lebih besar, sedangkan P/E yang lebih rendah bisa mengindikasikan perusahaan yang mungkin undervalued atau ekspektasi pertumbuhan yang lebih rendah.
Perbandingan Tahun-ke-Tahun
Penilaian P/E dari Core Lithium secara tahunan memberikan wawasan tentang tren penilaian dan sentimen investor. Sebuah P/E yang meningkat seiring waktu menandakan meningkatnya kepercayaan investor dan ekspektasi terhadap pertumbuhan laba di masa depan, sementara P/E yang menurun dapat mencerminkan kekhawatiran tentang profitabilitas atau prospek pertumbuhan perusahaan.
Dampak pada Investasi
P/E dari Core Lithium merupakan pertimbangan kunci bagi investor yang ingin menimbang risiko dan pengembalian. Analisis mendalam tentang rasio ini, bersamaan dengan indikator finansial lainnya, membantu investor dalam membuat keputusan yang berdasar tentang membeli, menahan, atau menjual saham perusahaan.
Interpretasi Fluktuasi P/E
Fluktuasi dalam P/E dari Core Lithium dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk perubahan dalam laba, pergerakan harga saham, dan perubahan dalam ekspektasi investor. Memahami alasan yang mendasari fluktuasi tersebut sangat penting untuk memprediksi performa saham di masa depan dan menilai nilai intrinsik perusahaan.
Pertanyaan Umum tentang Saham Core Lithium
Rasio P/E dari Core Lithium adalah -25,20 -24,29
P/E dalam Penilaian Sebuah Saham
Rasio Harga/Laba (P/E) adalah indikator keuangan penting yang sering digunakan oleh investor untuk menilai daya tarik suatu saham. Ini adalah indikator dari apresiasi laba dan nilai perusahaan dan memberikan petunjuk apakah saham tersebut terlalu tinggi atau rendah nilainya. Ini juga digunakan sebagai indikator apakah saham tersebut "mahal" atau "murah".
Sejarah P/E
P/E pertama kali digunakan pada tahun 1881 oleh ilmuwan keuangan terkenal, Benjamin Graham. Dia mengembangkan P/E sebagai cara untuk menilai apakah suatu saham diperdagangkan dengan harga "bagus" atau "buruk". Sejak itu, P/E memiliki sejarah panjang di dunia keuangan, khususnya di kalangan investor yang mencari cara untuk menilai saham secara berdasarkan informasi yang tepat.
Perhitungan P/E Ratio
P/E dihitung dengan membagi harga saham saat ini dengan laba per saham. Rumus sederhana untuk menghitung P/E adalah sebagai berikut:
P/E = Harga Saham / Laba per Saham
Contoh: Jika sebuah saham diperdagangkan dengan harga saat ini sebesar 10 € dan laba per saham adalah 1 €, maka P/E ratio akan menjadi 10. (10 € / 1 € = 10).
Penggunaan P/E
Investor menggunakan PER (Price-Earnings Ratio) untuk menilai daya tarik suatu saham. PER yang tinggi dapat menandakan bahwa saham tersebut terlalu mahal, sementara PER yang rendah menunjukkan bahwa saham tersebut kurang dinilai. Investor kemudian dapat memutuskan apakah mereka akan membeli, menjual, atau mempertahankan saham berdasarkan informasi ini. Alasan lain investor menggunakan PER adalah untuk membandingkan bagaimana kinerja saham dibandingkan dengan saham lain atau pasar secara keseluruhan. Jika PER suatu saham lebih tinggi daripada PER pasar secara keseluruhan, ini dapat mengindikasikan bahwa saham tersebut terlalu mahal, dan investor dapat memutuskan apakah akan menjual atau mempertahankan saham tersebut. Investor biasanya juga menggunakan PER untuk membandingkan saham dari waktu ke waktu. Jika suatu saham memiliki PER 10 dan setahun kemudian memiliki PER 20, hal ini dapat menunjukkan bahwa saham tersebut terlalu mahal. Investor kemudian dapat memutuskan apakah mereka akan mempertahankan atau menjual saham tersebut.
Kelebihan dan Kekurangan Penggunaan P/E (PER)
KeuntunganP/E adalah alat yang berguna untuk menilai daya tarik saham dan memeriksa bagaimana kinerja saham dibandingkan dengan pasar. Ini adalah alat sederhana yang dapat membantu investor dalam mengambil keputusan apakah mereka ingin membeli, menjual, atau mempertahankan saham.
KerugianP/E adalah alat sederhana yang tidak memberikan indikasi tentang performa saham di masa depan. Bisa jadi sulit untuk memprediksi performa saham yang akan datang, dan terkadang P/E dapat memberikan gambaran yang salah tentang suatu saham. Oleh karena itu, investor harus hati-hati ketika mengandalkan P/E.
Selain itu, P/E dapat bervariasi tergantung pada industri, yang membuat perbandingan menjadi lebih sulit. Misalnya, saham di industri tertentu mungkin memiliki P/E yang rendah, sementara saham lain di industri yang berbeda mungkin memiliki P/E yang lebih tinggi. Oleh karena itu, investor harus berhati-hati ketika mengandalkan P/E.
Kesimpulan
P/E adalah alat berguna yang dapat membantu investor dalam menilai daya tarik dan nilai suatu saham. Ini juga dapat digunakan untuk memeriksa bagaimana saham tersebut berperforma dibandingkan dengan pasar. Namun, penting untuk diingat bahwa ini adalah alat sederhana yang tidak memberikan indikasi tentang kinerja masa depan saham, dan investor harus berhati-hati saat mengandalkan P/E.
Valuation — Core Lithium
All Key Metrics — Core Lithium
Valuation
Income Statement
Margins
Balance Sheet
- Total Assets
- Current Assets
- Cash & Equivalents
- Receivables
- Inventory
- Property, Plant & Equipment
- Goodwill
- Intangible Assets
- Modal sendiri
- Utang
- Utang
- Current Liabilities
- Long-term Debt
- Short-term Debt
- Retained Earnings
- Book Value per Share
- Tangible Book Value per Share
- Working Capital
- Investments
- Accounts Payable
- Non-Current Assets
- Short-Term Investments
- Long-Term Investments
- Net Debt
- Treasury Stock
- Minority Interest
- Deferred Tax Liabilities
- Net Tangible Assets
- Goodwill/Assets
- Intangibles/Assets
Cash Flow
- Operating Cash Flow
- Capital Expenditures
- Free Cash Flow
- FCF per Share
- Dividends Paid
- Share Buybacks
- Investing Cash Flow
- Financing Cash Flow
- CapEx / Revenue
- Cash Flow per Share
- Stock-Based Compensation
- Change in Working Capital
- Acquisitions (Net)
- Net Change in Cash
- CapEx/OCF
- FCF/Net Income
- FCF Conversion
- Cash Conversion
- Total Shareholder Payout
- CapEx/D&A
Profitability
- ROE
- ROA
- ROCE
- ROIC
- Asset Turnover
- Inventory Turnover
- Receivables Turnover
- Days Sales Outstanding
- Days Inventory Outstanding
- Days Payable Outstanding
- Cash Conversion Cycle
- CROIC
- Gross Profit/Assets
- Fixed Asset Turnover
- Equity Turnover
- Working Capital Turnover
- Payables Turnover
- Capital Intensity
- Receivables/Revenue
- Inventory/Revenue
- EBIT/Assets
Leverage
Growth
- Revenue Growth
- Revenue CAGR 3Y
- Revenue CAGR 5Y
- Revenue CAGR 10Y
- Earnings Growth
- EPS Growth
- EBIT Growth
- EBIT CAGR 3Y
- EBIT CAGR 5Y
- EBIT CAGR 10Y
- Dividend Growth
- FCF Growth
- Book Value Growth
- Earnings CAGR 3Y
- Earnings CAGR 5Y
- Earnings CAGR 10Y
- EPS CAGR 3Y
- EPS CAGR 5Y
- EBITDA Growth YoY
- EBITDA CAGR 3Y
- EBITDA CAGR 5Y
- Gross Profit Growth
- OCF Growth YoY
- Employee Growth
- Dividend CAGR 3Y
- Dividend CAGR 5Y
- Dividend CAGR 10Y
- Asset Growth
- Equity Growth
- Debt Growth
- CapEx Growth
- FCF CAGR 3Y
- FCF CAGR 5Y
- Market Cap Growth
- Share Count Growth