🇲🇦

Maroko Neraca Bank

Harga

Harga
2,067 Bio. MAD
Perubahan +/-
-28,247 miliar MAD
Perubahan Persentase
-1,35 %

Nilai saat ini dari Neraca Bank di Maroko adalah 2,067 Bio. MAD. Neraca Bank di Maroko menurun menjadi 2,067 Bio. MAD pada 1/1/2026, setelah sebelumnya mencapai 2,095 Bio. MAD pada 1/12/2025. Dari 1/12/2001 hingga 1/12/2025, rata-rata PDB di Maroko adalah 1,08 Bio. MAD. Nilai tertinggi sepanjang masa dicapai pada 1/12/2025 dengan 2,10 Bio. MAD, sementara nilai terendah tercatat pada 1/3/2002 dengan 360,42 miliar MAD.

Sumber: Central Bank of Morocco

macro_seo_summary_intro macro_seo_summary_downmacro_seo_summary_avgmacro_seo_summary_highmacro_seo_summary_low

Neraca Bank

Neraca Bank

  • 3 tahun

  • 5 tahun

  • 10 tahun

  • 25 Tahun

  • Maks

Neraca Keuangan Bank
Date
Neraca Keuangan Bank
12 Jan 2001
364,41 miliar MAD
1 Jan 2002
365,20 miliar MAD
2 Jan 2002
363,19 miliar MAD
3 Jan 2002
360,42 miliar MAD
4 Jan 2002
361,26 miliar MAD
5 Jan 2002
361,41 miliar MAD
6 Jan 2002
368,80 miliar MAD
7 Jan 2002
369,40 miliar MAD
8 Jan 2002
373,47 miliar MAD
9 Jan 2002
375,77 miliar MAD
10 Jan 2002
375,25 miliar MAD
11 Jan 2002
380,95 miliar MAD
12 Jan 2002
382,79 miliar MAD
1 Jan 2003
382,20 miliar MAD
2 Jan 2003
384,36 miliar MAD
Access this data via the Eulerpool API

Neraca Bank Riwayat

Neraca Bank — Riwayat
TanggalNilai
2,067 Bio. MAD
2,095 Bio. MAD
2,014 Bio. MAD
2 Bio. MAD
2,005 Bio. MAD
1,984 Bio. MAD
1,985 Bio. MAD
1,987 Bio. MAD
1,932 Bio. MAD
1,953 Bio. MAD
...

Halaman makro untuk negara lain di Afrika

Apa itu Neraca Bank?

Tajuk "Neraca Perbankan" adalah bagian penting dari kategori makroekonomi yang mempengaruhi seluruh sistem keuangan dan ekonomi suatu negara. Di Eulerpool.com, kami menyediakan data yang komprehensif dan akurat mengenai saldo neraca bank. Sebagai platform profesional yang menampilkan data makroekonomi, kami memberikan gambaran mendalam tentang bagaimana neraca perbankan dapat mempengaruhi berbagai indikator ekonomi dari waktu ke waktu di Indonesia. Neraca perbankan mengacu pada laporan keuangan yang mencerminkan posisi keuangan bank pada suatu waktu tertentu. Neraca ini mencerminkan aset, kewajiban, dan modal bank, serta memberikan informasi penting tentang likuiditas dan solvabilitas bank. Informasi ini sangat penting untuk analisis makroekonomi karena bank berperan penting dalam perekonomian melalui penyaluran kredit, penghimpunan dana, dan penyediaan berbagai layanan keuangan lainnya. Aset dalam neraca perbankan terdiri dari berbagai komponen seperti kas, simpanan di bank sentral, aset pinjaman, investasi dalam surat berharga, dan aset tetap. Setiap komponen aset memiliki karakteristik dan risiko masing-masing. Sebagai contoh, pinjaman adalah komponen yang signifikan namun memiliki risiko kredit yang perlu dikelola dengan baik untuk menjaga kualitas aset keseluruhan bank. Investasi dalam surat berharga juga merupakan komponen penting yang dapat mempengaruhi stabilitas keuangan bank jika tidak dikelola dengan hati-hati. Kewajiban bank meliputi berbagai jenis simpanan nasabah, pinjaman dari lembaga keuangan lain, dan kewajiban lain seperti obligasi yang diterbitkan oleh bank. Simpanan nasabah merupakan sumber dana terbesar bagi sebagian besar bank dan mencerminkan kepercayaan nasabah pada bank tersebut. Kewajiban juga mencakup pinjaman dari Bank Indonesia yang bisa digunakan untuk tujuan likuiditas jangka pendek. Modal adalah selisih antara aset dan kewajiban bank, yang mencerminkan kekuatan finansial bank untuk menanggung kerugian. Modal ini bisa berasal dari kapital yang disetor oleh pemegang saham, laba ditahan, serta berbagai cadangan yang disimpan untuk menutupi potensi kerugian di masa depan. Bagi regulator perbankan seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK), tingkat kecukupan modal adalah salah satu indikator utama yang diawasi untuk memastikan bahwa bank memiliki bantalan yang cukup untuk menghadapi guncangan finansial. Keseimbangan antara aset dan kewajiban dalam neraca perbankan sangat penting untuk menjaga stabilitas keuangan. Ketidakseimbangan, seperti masalah likuiditas atau solvabilitas, dapat menimbulkan risiko terhadap keberlangsungan operasional bank dan dapat berdampak sistemik pada perekonomian secara keseluruhan. Oleh karena itu, analisis mendalam terhadap neraca perbankan sangat diperlukan untuk mengidentifikasi potensi risiko serta merumuskan kebijakan yang efektif guna menjaga stabilitas keuangan. Di Indonesia, data neraca perbankan biasa diakses oleh berbagai pihak mulai dari regulator, analis keuangan, investor, hingga peneliti ekonomi. Bank Indonesia dan OJK menjadi dua otoritas utama yang memantau dan mengatur kinerja perbankan guna menjaga stabilitas sistem keuangan nasional. Melalui berbagai peraturan dan kebijakan, kedua lembaga ini terus berupaya memperkuat struktur keuangan bank serta mendorong praktik tata kelola yang baik. Untuk analisis yang komprehensif, di Eulerpool.com, kami menyediakan berbagai data yang bisa diakses dengan mudah. Pengguna dapat melihat tren historis dari komponen-komponen neraca bank, melakukan perbandingan antar bank, serta mengidentifikasi pola yang mungkin muncul. Informasi ini sangat berguna untuk memprediksi arah kebijakan moneter serta memahami dinamika pasar keuangan yang lebih luas. Sumber data yang kami gunakan berasal dari laporan keuangan bank, publikasi resmi dari regulator, serta data sekunder dari berbagai lembaga penelitian keuangan terkemuka. Kehandalan dan akurasi data menjadi prioritas utama kami untuk memastikan bahwa pengguna mendapatkan informasi yang paling up-to-date dan valid. Kami juga menyediakan alat analitik yang memungkinkan pengguna melakukan simulasi dan skenario yang lebih terperinci guna mendukung pengambilan keputusan yang lebih baik. Selain itu, tren ekonomi global seperti suku bunga, inflasi, dan kebijakan fiskal juga dapat mempengaruhi neraca perbankan. Dalam konteks global, bank di Indonesia harus mampu beradaptasi dengan perubahan lingkungan ekonomi internasional. Oleh karena itu, integrasi data internasional menjadi salah satu fitur unggulan kami yang memungkinkan pengguna untuk memahami bagaimana pergerakan global dapat mempengaruhi pasar lokal. Dalam rangka memperkaya wawasan pengguna, kami juga menyediakan berbagai artikel dan analisis dari pakar ekonomi yang membahas isu-isu terkini terkait neraca perbankan. Melalui konten ini, pengguna dapat memperoleh perspektif tambahan yang mungkin tidak ditemukan dalam data mentah. Kombinasi antara data komprehensif dan analisis yang tajam menjadikan Eulerpool.com sebagai sumber informasi yang terpercaya dalam bidang makroekonomi, khususnya neraca perbankan. Sebagai penutup, memahami neraca perbankan adalah kunci dalam memahami kesehatan keuangan bank dan dampaknya terhadap perekonomian. Di Eulerpool.com, kami berkomitmen untuk menyediakan informasi yang akurat dan komprehensif guna mendukung analisis dan pengambilan keputusan di berbagai sektor. Dengan menggunakan data kami, pengguna dapat lebih memahami dinamika keuangan yang kompleks dan mencapai wawasan yang lebih mendalam terkait neraca perbankan di Indonesia.

Neraca Bank Maroko — FAQ

What is the current Neraca Bank in Maroko?

The current Neraca Bank in Maroko is 2,067 Bio.MAD as of 1/1/2026.

How has the Neraca Bank in Maroko changed recently?

The Neraca Bank in Maroko decreased from 2,095 Bio.MAD (1/12/2025) to 2,067 Bio.MAD (1/1/2026).

What is the all-time high for Neraca Bank in Maroko?

The all-time high for Neraca Bank in Maroko was 2,10 Bio.MAD, recorded on 1/12/2025.

What is the all-time low for Neraca Bank in Maroko?

The all-time low for Neraca Bank in Maroko was 360,42 miliarMAD, recorded on 1/3/2002.

What is the historical average of Neraca Bank in Maroko?

The historical average of Neraca Bank in Maroko is 1,08 Bio.MAD, calculated over the period from 1/12/2001 to 1/12/2025.

Where does the Neraca Bank data for Maroko come from?

The Neraca Bank data for Maroko is sourced from Central Bank of Morocco and published on Eulerpool.