Investor legendaris mengandalkan Eulerpool

Trusted by leading companies and financial institutions

BlackRock logoAllianz logoGoogle logoAnthropic logoBloomberg logoRevolut logoNASDAQ logoCoinbase logo
BlackRock logoAllianz logoGoogle logoAnthropic logoBloomberg logoRevolut logoNASDAQ logoCoinbase logo
🇨🇳

China Impor

Harga saham

Harga saham
243,64 miliar USD
1/12/2025
Perubanan +/-
+24,97 miliar USD
Perubahan %
+11,42 %

Nilai saat ini dari Impor di China adalah 243,64 miliar USD. Impor di China meningkat menjadi 243,64 miliar USD pada 1/12/2025, setelah sebelumnya adalah 218,67 miliar USD pada 1/11/2025. Dari 1/1/1981 hingga 1/12/2025, rata-rata PDB di China adalah 76,16 miliar USD. Puncak tertinggi tercapai pada 1/11/2021 dengan 253,01 miliar USD, sedangkan nilai terendah tercatat pada 1/2/1983 dengan 1,39 miliar USD.

Sumber: General Administration of Customs

Impor

Impor

  • 3 Tahun

  • 5 Tahun

  • 10 Tahun

  • 25 tahun

  • Max

Impor

Impor Sejarah

TanggalNilai
1/12/2025243,64 miliar USD
1/11/2025218,67 miliar USD
1/10/2025215,28 miliar USD
1/9/2025237,93 miliar USD
1/8/2025219,43 miliar USD
1/7/2025223,61 miliar USD
1/6/2025210,62 miliar USD
1/5/2025212,78 miliar USD
1/4/2025219,18 miliar USD
1/3/2025211,14 miliar USD
1
2
3
4
5
...
54

Serupa dengan Makrokennzahlen untuk Impor

🇨🇳

Angkutan barang

Bulanan

Saat ini
5,256 miliar Ton
Sebelumnya
5,035 miliar Ton
🇨🇳

Angkutan barang kereta api

Bulanan

Saat ini
460,26 Juta. Ton
Sebelumnya
457,97 Juta. Ton
🇨🇳

Arus Modal

Kuartal

Saat ini
-240,462 miliar USD
Sebelumnya
-136,975 miliar USD
🇨🇳

Cadangan emas

Kuartal

Saat ini
2.303,5 Tonnes
Sebelumnya
2.298,53 Tonnes
🇨🇳

Ekspor

Bulanan

Saat ini
357,78 miliar USD
Sebelumnya
330,35 miliar USD
🇨🇳

Ekspor mobil listrik

Bulanan

Saat ini
199.836
Sebelumnya
207.775
🇨🇳

Ekspor Otomatis

Bulanan

Saat ini
851.951
Sebelumnya
702.68
🇨🇳

Ekspor YoY

Bulanan

Saat ini
6,6 %
Sebelumnya
5,9 %
🇨🇳

Impor YoY

Bulanan

Saat ini
5,7 %
Sebelumnya
1,9 %
🇨🇳

Indeks Terorisme

Tahunan

Saat ini
1,863 Points
Sebelumnya
0,582 Points
🇨🇳

Investasi Langsung Asing

Bulanan

Saat ini
107,38 miliar USD
Sebelumnya
86,38 miliar USD
🇨🇳

Investasi Langsung Asing YoY

Bulanan

Saat ini
-9,5 %
Sebelumnya
-7,5 %
🇨🇳

Kedatangan turis

Tahunan

Saat ini
26,94 Juta.
Sebelumnya
13,784 Juta.
🇨🇳

Ketentuan Perdagangan

Bulanan

Saat ini
93,9 points
Sebelumnya
94,1 points
🇨🇳

Kewajiban investasi langsung.

Kuartal

Saat ini
5,789 miliar USD
Sebelumnya
17,361 miliar USD
🇨🇳

Lalu Lintas Barang di Jalan Tol

Bulanan

Saat ini
3,876 miliar Ton
Sebelumnya
3,706 miliar Ton
🇨🇳

Neraca pembayaran berjalan

Kuartal

Saat ini
198,7 miliar USD
Sebelumnya
128,7 miliar USD
🇨🇳

Neraca Perdagangan

Bulanan

Saat ini
114,14 miliar USD
Sebelumnya
111,68 miliar USD
🇨🇳

Neraca Perdagangan Barang

Kuartal

Saat ini
269,45 miliar USD
Sebelumnya
219,14 miliar USD
🇨🇳

Neraca Transaksi Berjalan Jasa

Kuartal

Saat ini
-49,338 miliar USD
Sebelumnya
-47,104 miliar USD
🇨🇳

Neraca Transaksi Berjalan terhadap PDB

Tahunan

Saat ini
2,2 % of GDP
Sebelumnya
1,5 % of GDP
🇨🇳

Penjualan senjata

Tahunan

Saat ini
1,131 miliar SIPRI TIV
Sebelumnya
2,982 miliar SIPRI TIV
🇨🇳

Produksi Minyak Mentah

Bulanan

Saat ini
4.32 BBL/D/1K
Sebelumnya
4.3 BBL/D/1K
🇨🇳

Transportasi Barang di Jalur Air

Bulanan

Saat ini
918,95 Juta. Ton
Sebelumnya
870,61 Juta. Ton
🇨🇳

Transportasi Barang Penerbangan Sipil

Bulanan

Saat ini
930 Ton
Sebelumnya
920 Ton
🇨🇳

Utang Luar Negeri

Tahunan

Saat ini
2,42 Bio. USD
Sebelumnya
2,448 Bio. USD

Di Tiongkok, mesin dan peralatan transportasi menyumbang 38 persen dari total impor, terutama dipengaruhi oleh mesin listrik, perangkat dan peralatan (21 persen), kendaraan darat (4 persen), peralatan dan perangkat komunikasi serta perekaman dan reproduksi suara (3 persen), dan mesin kantor serta mesin pemrosesan data otomatis (3 persen). Kategori penting lainnya adalah: bahan bakar mineral, pelumas dan bahan terkait (17 persen) dipimpin oleh minyak bumi, produk minyak dan bahan terkait (13 persen) dan gas, alam dan buatan (3 persen); bahan mentah, tidak dapat dimakan, kecuali bahan bakar (14 persen), seperti bijih logam dan limbah logam (9 persen); bahan kimia dan produk terkait (11 persen) karena bahan kimia organik (3 persen) dan plastik dalam bentuk primer (3 persen); berbagai barang manufaktur (7 persen); barang manufaktur yang diklasifikasikan terutama berdasarkan bahan (7 persen); dan makanan serta hewan hidup (4 persen). Sumber impor terbesar adalah Uni Eropa (13 persen dari impor) dengan rincian Jerman (5 persen) dan Prancis (2 persen), diikuti oleh Korea Selatan, Taiwan, Jepang (masing-masing 8 persen), AS dan Australia (masing-masing 6 persen), Brasil (4 persen), Malaysia, Vietnam, Rusia dan Arab Saudi (masing-masing 3 persen), serta Thailand, Singapura dan Indonesia (masing-masing 2 persen).

Apa itu Impor

Eulerpool adalah situs web profesional yang menyediakan data makroekonomi yang komprehensif, termasuk dalam kategori "Impor." Dalam artikel ini, kami akan membahas secara mendalam tentang impor di Indonesia, dengan informasi yang relevan, tren, dan signifikansi makroekonominya, serta relevansinya bagi pengguna data ekonomi. Impor merujuk pada kegiatan membeli barang dan jasa dari luar negeri untuk digunakan di dalam negeri. Di Indonesia, impor memegang peranan penting dalam perekonomian nasional karena berbagai alasan. Pertama, impor memungkinkan Indonesia untuk memenuhi kebutuhan barang yang tidak dapat diproduksi secara efisien atau tidak tersedia di dalam negeri. Kedua, impor dapat membantu menstabilkan harga di pasar domestik dengan menyediakan alternatif yang lebih murah atau berkualitas lebih baik. Indonesia adalah negara dengan ekonomi terbuka yang sangat bergantung pada perdagangan internasional. Oleh karena itu, memahami dinamika impor menjadi sangat penting. Data impor mencakup berbagai jenis barang mulai dari bahan baku industri, barang konsumsi, hingga barang modal seperti mesin dan peralatan. Bahan baku industri seperti minyak mentah, bahan kimia, dan bijih logam sangat penting bagi sektor manufaktur Indonesia. Barang konsumsi seperti elektronik, kendaraan, dan produk pangan juga memainkan peran signifikan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Sementara itu, barang modal berperan dalam meningkatkan kapasitas produksi dan efisiensi industri. Tren impor Indonesia sering kali dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk kebijakan perdagangan, kondisi ekonomi global, nilai tukar, serta pertumbuhan ekonomi domestik. Misalnya, ketika perekonomian global mengalami resesi, nilai impor Indonesia mungkin menurun karena berkurangnya permintaan global. Sebaliknya, dalam periode pertumbuhan ekonomi yang kuat, impor cenderung meningkat seiring dengan meningkatnya permintaan barang modal dan barang konsumsi di dalam negeri. Kebijakan perdagangan juga memainkan peran yang tidak kalah penting. Pemerintah Indonesia sering memberlakukan tarif dan non-tarif untuk melindungi industri dalam negeri. Namun, kebijakan ini harus diimbangi dengan kebutuhan untuk mengimpor barang-barang yang tidak dapat diproduksi secara efisien di dalam negeri. Langkah-langkah seperti perjanjian perdagangan bebas (FTA) dan organisasi perdagangan internasional (WTO) juga berdampak pada volume dan nilai impor Indonesia. Kondisi nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing, terutama dolar Amerika Serikat, sangat mempengaruhi biaya impor. Ketika nilai tukar rupiah melemah, biaya impor meningkat karena harga barang-barang yang diimpor dalam mata uang asing menjadi lebih mahal. Sebaliknya, ketika nilai tukar rupiah menguat, biaya impor menurun, yang dapat menguntungkan konsumen dan produsen di Indonesia. Data makroekonomi terkait impor juga dapat memberikan wawasan tentang kesehatan ekonomi Indonesia. Misalnya, peningkatan impor barang modal umumnya menunjukkan bahwa perusahaan-perusahaan melakukan investasi untuk meningkatkan kapasitas produksi mereka, yang merupakan indikator positif bagi perekonomian. Sebaliknya, peningkatan impor barang konsumsi bisa menunjukkan meningkatnya daya beli masyarakat. Namun, peningkatan impor juga dapat menyebabkan defisit neraca perdagangan jika nilai impor melebihi nilai ekspor. Mengapa data impor sangat penting bagi pengguna data ekonomi seperti pengusaha, investor, dan pembuat kebijakan? Bagi pengusaha, data impor memberikan gambaran tentang kondisi pasar dan persaingan. Misalnya, sektor manufaktur dapat memanfaatkan data impor bahan baku untuk merencanakan produksi dan mengelola biaya. Bagi investor, data impor dapat membantu dalam analisis kelayakan investasi dan proyeksi pertumbuhan industri. Sementara itu, pembuat kebijakan dapat mengandalkan data impor untuk merumuskan kebijakan perdagangan dan industri yang efektif. Di Eulerpool, kami menyediakan data impor yang terperinci dan dapat diakses dengan mudah. Pengguna dapat memanfaatkan data ini untuk melakukan analisis yang mendalam dan membuat keputusan yang lebih informed. Data yang kami sediakan mencakup berbagai kategori barang, negara asal impor, serta tren dan perubahan harga dari waktu ke waktu. Dengan demikian, pengguna dapat memiliki pemahaman yang komprehensif tentang dinamika impor di Indonesia. Selain itu, kami juga menyediakan alat analisis yang canggih untuk memudahkan pengguna dalam memvisualisasikan data impor. Pengguna dapat membuat grafik, tabel, dan laporan yang dapat disesuaikan sesuai kebutuhan masing-masing. Fitur ini sangat berguna bagi pengusaha, investor, dan peneliti yang membutuhkan data rinci dan analisis mendalam untuk mendukung keputusan mereka. Secara keseluruhan, kategori impor di Eulerpool memainkan peran vital dalam memberikan wawasan yang relevan dan data yang akurat untuk mendukung berbagai kepentingan ekonomi. Dengan memahami dinamika impor, pengguna data ekonomi dapat mengantisipasi perubahan pasar, merencanakan strategi bisnis, dan membuat keputusan yang lebih baik. Di tengah dinamika perekonomian global yang terus berubah, data impor yang akurat dan terbaru menjadi kunci keberhasilan dalam menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang yang ada. Eulerpool berkomitmen untuk terus menyediakan data impor yang berkualitas tinggi dan mudah diakses bagi semua penggunanya. Melalui analisis yang mendalam dan fitur yang canggih, kami berharap dapat membantu pengguna dalam memahami dan mengatasi kompleksitas perekonomian global, serta mencapai tujuan ekonomi dan bisnis mereka.