Kenya Remitansi
Harga
Nilai Remitansi saat ini di Kenya adalah 412,718 Juta. USD. Remitansi di Kenya meningkat menjadi 412,718 Juta. USD pada 1/2/2026, setelah sebelumnya 411,334 Juta. USD pada 1/1/2026. Dari 1/1/2004 hingga 1/12/2025, rata-rata PDB di Kenya adalah 166,93 Juta. USD. Nilai tertinggi sepanjang masa dicapai pada 1/12/2024 dengan 445,39 Juta. USD, sementara nilai terendah tercatat pada 1/1/2004 dengan 25,15 Juta. USD.
macro_seo_summary_intro macro_seo_summary_upmacro_seo_summary_avgmacro_seo_summary_highmacro_seo_summary_low
Remitansi
Remitansi
3 tahun
5 tahun
10 tahun
Maks
Remitansi Riwayat
| Tanggal | Nilai |
|---|---|
| 412,718 Juta. USD | |
| 411,334 Juta. USD | |
| 435,496 Juta. USD | |
| 388,304 Juta. USD | |
| 438,789 Juta. USD | |
| 419,625 Juta. USD | |
| 426,133 Juta. USD | |
| 410,093 Juta. USD | |
| 422,834 Juta. USD | |
| 440,076 Juta. USD |
Indikator Makro Serupa dengan Remitansi
Arus Modal
Bulanan
Cadangan emas
Kuartal
Ekspor
Bulanan
Impor
Bulanan
Indeks Terorisme
Tahunan
Investasi Langsung Asing
Tahunan
Kedatangan turis
Bulanan
Ketentuan Perdagangan
Tahunan
Neraca Perdagangan
Bulanan
Rekening Transaksi Berjalan
Bulanan
Rekening Transaksi Berjalan terhadap PDB
Tahunan
Utang Luar Negeri
Bulanan
Remitansi
Di Kenya, Remitansi merujuk pada arus masuk transfer pendapatan migran dan karyawan jangka pendek (remitansi pribadi).
Apa itu Remitansi?
Remittances adalah salah satu topik penting dalam studi ekonomi makro yang mendapatkan perhatian signifikan dalam beberapa tahun terakhir, terutama karena dampaknya yang substansial terhadap ekonomi di berbagai negara. Di Eulerpool, kami berkomitmen untuk menyediakan data ekonomi makro yang dapat diandalkan dan terperinci, dan bagian Remittances kami tidak terkecuali. Remittances, atau pengiriman uang dari pekerja di luar negeri ke negara asal mereka, memainkan peran krusial dalam perekonomian banyak negara berkembang. Secara global, aliran remittances telah tumbuh secara signifikan dan menjadi sumber pendapatan yang vital bagi keluarga dan masyarakat di negara penerima. Remittances tidak hanya meningkatkan pendapatan rumah tangga, tetapi juga dapat mempengaruhi perekonomian secara lebih luas melalui berbagai saluran. Pertama, remittances menyediakan jaringan pengaman sosial bagi rumah tangga penerima. Sering kali, uang yang dikirim digunakan untuk kebutuhan dasar seperti makanan, pendidikan, dan perawatan kesehatan. Dengan adanya tambahan pendapatan ini, rumah tangga dapat meningkatkan standar hidup mereka dan keluar dari kemiskinan. Dalam jangka panjang, hal ini berkontribusi pada pengurangan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan di negara penerima. Kedua, remittances memiliki dampak penting terhadap stabilitas ekonomi. Uang yang dikirim oleh pekerja migran sering memberikan sumber pemasukan yang stabil dan dapat diandalkan bagi keluarga, yang pada gilirannya memberikan stabilitas keuangan di tingkat mikro. Dalam skala makro, remittances dapat membantu menstabilkan neraca pembayaran dan memperkuat nilai tukar mata uang lokal. Dengan meningkatnya cadangan devisa yang dihasilkan dari aliran remittances, negara dapat mengurangi tekanan terhadap nilai tukar dan menjaga kestabilan ekonomi. Selain itu, remittances juga dapat merangsang investasi dan pertumbuhan ekonomi. Penerima remittances sering kali menggunakan sebagian dari uang tersebut untuk investasi dalam bisnis kecil, properti, atau pendidikan. Hal ini pada akhirnya menciptakan lapangan kerja, meningkatkan produktivitas, dan mendorong pertumbuhan ekonomi di negara penerima. Dalam beberapa kasus, remittances bahkan dapat membiayai proyek-proyek pembangunan infrastruktur di tingkat lokal, yang lebih lanjut mengakselerasi pembangunan ekonomi. Namun, meskipun beragam manfaat yang ditawarkan oleh remittances, ada tantangan yang terkait dengan pengelolaan dan pemanfaatannya. Salah satu masalah utama adalah biaya transaksi yang tinggi untuk mengirim uang lintas negara. Biaya yang signifikan ini dapat mengurangi jumlah uang yang diterima oleh penerima dan mengurangi dampak positif dari remittances. Oleh karena itu, upaya untuk menurunkan biaya transaksi dan meningkatkan aksesibilitas layanan pengiriman uang sangat penting. Di sisi lain, remittances juga dapat menyebabkan ketergantungan ekonomi. Ketika rumah tangga mengandalkan pengiriman uang sebagai sumber pendapatan utama, mereka mungkin kurang termotivasi untuk mencari peluang ekonomi lainnya di dalam negeri. Hal ini dapat menghambat pembangunan ekonomi jangka panjang dan menciptakan ketergantungan yang tidak sehat pada uang yang dikirim dari luar negeri. Namun demikian, dengan pengelolaan yang tepat, remittances dapat menjadi kekuatan yang sangat positif bagi pembangunan ekonomi. Negara-negara penerima dapat mengambil langkah-langkah untuk meningkatkan efektivitas remittances melalui kebijakan yang mendukung, seperti menyediakan insentif bagi investasi remittances dalam sektor produktif dan memperkuat sistem keuangan untuk memastikan keamanan dan efisiensi pengiriman uang. Di Eulerpool, kami menyajikan data terbaru dan analisis mendalam mengenai remittances untuk membantu pengguna kami memahami tren dan dampaknya terhadap perekonomian global. Data kami mencakup informasi tentang volume remittances, biaya transaksi, serta dampak ekonomi yang ditimbulkannya. Dengan menggunakan data ini, pengguna dapat membuat keputusan yang lebih terinformasi dan strategis dalam konteks ekonomi makro. Secara keseluruhan, remittances adalah topik yang kompleks dan multifaset dengan implikasi yang luas terhadap perekonomian global dan kesejahteraan individu. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang aliran remittances dan dampaknya, kita dapat mengoptimalkan manfaat yang ditawarkannya dan meminimalkan risiko yang terkait. Di Eulerpool, kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi yang terpercaya dan berguna dalam bidang ekonomi makro, dan kami mengundang Anda untuk mengeksplorasi lebih lanjut tentang remittances melalui platform kami.
Remitansi Kenya — FAQ
What is the current Remitansi in Kenya?
The current Remitansi in Kenya is 412,718 Juta.USD as of 1/2/2026.
How has the Remitansi in Kenya changed recently?
The Remitansi in Kenya increased from 411,334 Juta.USD (1/1/2026) to 412,718 Juta.USD (1/2/2026).
What is the all-time high for Remitansi in Kenya?
The all-time high for Remitansi in Kenya was 445,39 Juta.USD, recorded on 1/12/2024.
What is the all-time low for Remitansi in Kenya?
The all-time low for Remitansi in Kenya was 25,15 Juta.USD, recorded on 1/1/2004.
What is the historical average of Remitansi in Kenya?
The historical average of Remitansi in Kenya is 166,93 Juta.USD, calculated over the period from 1/1/2004 to 1/12/2025.
Where does the Remitansi data for Kenya come from?
The Remitansi data for Kenya is sourced from Central Bank of Kenya and published on Eulerpool.