🇮🇪

Irlandia Upah

Harga

Harga
1.011,88 EUR/Week
Perubahan +/-
+15,78 EUR/Week
Perubahan Persentase
+1,58 %

Nilai saat ini dari Upah di Irlandia adalah 1.011,88 EUR/Week. Upah di Irlandia meningkat menjadi 1.011,88 EUR/Week pada 1/12/2025, setelah sebelumnya 996,1 EUR/Week pada 1/9/2025. Dari 1/3/2008 hingga 1/9/2025, rata-rata PDB di Irlandia adalah 773,83 EUR/Week. Rekor tertinggi dicapai pada 1/3/2025 dengan 1.029,81 EUR/Week, sementara nilai terendah tercatat pada 1/9/2014 dengan 676,58 EUR/Week.

Sumber: Central Statistics Office Ireland

macro_seo_summary_intro macro_seo_summary_upmacro_seo_summary_avgmacro_seo_summary_highmacro_seo_summary_low

Upah

Upah

  • 3 tahun

  • 5 tahun

  • 10 tahun

  • Maks

Upah
Date
Upah
3 Jan 2008
704,60 EUR/Week
6 Jan 2008
705,28 EUR/Week
9 Jan 2008
696,11 EUR/Week
12 Jan 2008
721,89 EUR/Week
3 Jan 2009
709,55 EUR/Week
6 Jan 2009
700,75 EUR/Week
9 Jan 2009
698,47 EUR/Week
12 Jan 2009
721,28 EUR/Week
3 Jan 2010
689,32 EUR/Week
6 Jan 2010
696,90 EUR/Week
9 Jan 2010
700,23 EUR/Week
12 Jan 2010
704,11 EUR/Week
3 Jan 2011
684,87 EUR/Week
6 Jan 2011
687,49 EUR/Week
9 Jan 2011
686,59 EUR/Week
Access this data via the Eulerpool API

Upah Riwayat

Upah — Riwayat
TanggalNilai
1.011,88 EUR/Week
996,1 EUR/Week
1.007,58 EUR/Week
1.029,81 EUR/Week
981,45 EUR/Week
956,56 EUR/Week
964,54 EUR/Week
972,2 EUR/Week
927,98 EUR/Week
907,1 EUR/Week
...

Indikator Makro Serupa dengan Upah

🇮🇪

Biaya tenaga kerja

Kuartal

Saat Ini
116,57 points
Sebelumnya
112,23 points
🇮🇪

Jumlah Pengangguran

Bulanan

Saat Ini
138.4
Sebelumnya
137.8
🇮🇪

Ketenagakerjaan Penuh Waktu

Kuartal

Saat Ini
2,244 Juta.
Sebelumnya
2,236 Juta.
🇮🇪

Klaim Pengangguran Awal

Bulanan

Saat Ini
13.198 Persons
Sebelumnya
18.111 Persons
🇮🇪

Orang yang Bekerja

Kuartal

Saat Ini
2,826 Juta.
Sebelumnya
2,818 Juta.
🇮🇪

Pekerjaan paruh waktu

Kuartal

Saat Ini
581.6
Sebelumnya
582
🇮🇪

Pertumbuhan Upah

Kuartal

Saat Ini
4,9 %
Sebelumnya
4,5 %
🇮🇪

Perubahan Ketenagakerjaan

Kuartal

Saat Ini
0,1 %
Sebelumnya
0 %
🇮🇪

Perubahan Pengangguran

Bulanan

Saat Ini
1.4 Persons
Sebelumnya
-1 Persons
🇮🇪

Populasi

Tahunan

Saat Ini
5,44 Juta.
Sebelumnya
5,352 Juta.
🇮🇪

Produktivitas

Kuartal

Saat Ini
144,707 points
Sebelumnya
145,295 points
🇮🇪

Rata-rata Jam Kerja per Minggu

Kuartal

Saat Ini
32,9 Hours
Sebelumnya
32,7 Hours
🇮🇪

Rata-rata Penghasilan per Jam

Kuartal

Saat Ini
30,48 EUR
Sebelumnya
30,79 EUR
🇮🇪

Tingkat Kesempatan Kerja

Kuartal

Saat Ini
74,7 %
Sebelumnya
74,7 %
🇮🇪

Tingkat partisipasi tenaga kerja

Kuartal

Saat Ini
66,5 %
Sebelumnya
66,4 %
🇮🇪

Tingkat Penawaran Pekerjaan

Kuartal

Saat Ini
1,3 %
Sebelumnya
1,3 %
🇮🇪

Tingkat Pengangguran

Bulanan

Saat Ini
4,7 %
Sebelumnya
4,7 %
🇮🇪

Tingkat Pengangguran Jangka Panjang

Kuartal

Saat Ini
1,2 %
Sebelumnya
1,1 %
🇮🇪

Tingkat Pengangguran Pemuda

Bulanan

Saat Ini
11,8 %
Sebelumnya
11,4 %
🇮🇪

Upah di Sektor Manufaktur

Kuartal

Saat Ini
1.097,5 EUR/Week
Sebelumnya
1.105,75 EUR/Week
🇮🇪

Upah Minimum

Tahunan

Saat Ini
14,15 EUR/Hour
Sebelumnya
13,5 EUR/Hour
🇮🇪

Usia Pensiun Perempuan

Tahunan

Saat Ini
66 Years
Sebelumnya
66 Years
🇮🇪

Usia Pensiun Pria

Tahunan

Saat Ini
66 Years
Sebelumnya
66 Years

Upah

Di Irlandia, Penghasilan Mingguan Rata-rata adalah total penghasilan untuk kuartal tersebut dibagi dengan jumlah rata-rata orang yang dipekerjakan selama kuartal tersebut kemudian dibagi dengan 13 (jumlah minggu dalam kuartal).

Apa itu Upah?

***Upah: Analisis dan Dinamika dalam Ekonomi Makro di Indonesia*** Upah merupakan sebuah komponen vital dalam analisis ekonomi makro yang mempengaruhi banyak aspek kehidupan masyarakat serta kestabilan dan pertumbuhan ekonomi suatu negara. Di laman Eulerpool, kami fokus untuk menyajikan data ekonomi makro yang komprehensif dan akurat, termasuk data upah yang sangat relevan untuk berbagai sektor di Indonesia. Upah, sering kali disebut sebagai gaji atau remunerasi, adalah kompensasi finansial yang diterima oleh pekerja sebagai balasan atas tenaga kerja yang mereka berikan. Dalam konteks ekonomi makro, upah memiliki peran ganda: sebagai pengeluaran bagi perusahaan dan pendapatan bagi pekerja. Pengaruh ganda ini menjadikan analisis upah sangat penting untuk memahami dinamika ekonomi secara keseluruhan. Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat upah cukup kompleks dan bervariasi. Pertama, penawaran dan permintaan tenaga kerja merupakan elemen mendasar dalam penentuan upah. Di pasar tenaga kerja yang kompetitif, peningkatan permintaan terhadap tenaga kerja berkualitas tinggi dapat mendorong peningkatan upah. Sebaliknya, jika penawaran tenaga kerja melebihi permintaan, upah cenderung menurun. Kedua, tingkat pendidikan dan keahlian pekerja memainkan peranan penting dalam menentukan besaran upah. Pekerja dengan kualifikasi dan keahlian yang lebih tinggi biasanya mendapatkan upah yang lebih baik. Ini karena mereka dianggap mampu memberikan kontribusi yang lebih signifikan terhadap produktivitas perusahaan. Maka dari itu, investasi dalam pendidikan dan pelatihan menjadi aspek penting untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia di pasar global. Beban biaya hidup juga merupakan faktor signifikan yang dapat mempengaruhi tingkat upah. Di daerah dengan biaya hidup yang tinggi, seperti di kota-kota besar di Indonesia, upah cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan daerah yang memiliki biaya hidup lebih rendah. Ini karena upah harus disesuaikan agar mampu memenuhi kebutuhan dasar pekerja di daerah tersebut. Selain faktor-faktor ekonomi, regulasi pemerintah juga memainkan peran dalam penentuan upah. Di Indonesia, pemerintah menetapkan upah minimum regional (UMR) yang bertujuan untuk melindungi kesejahteraan pekerja. Penetapan UMR ini didasarkan pada kebutuhan hidup layak serta produktivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah. Kebijakan ini sangat penting dalam mencegah eksploitasi tenaga kerja dan memastikan distribusi pendapatan yang lebih adil. Di sisi lain, dinamika upah juga dipengaruhi oleh hubungan antara buruh dan perusahaan. Serikat pekerja memiliki peranan krusial dalam proses negosiasi upah. Melalui serikat pekerja, buruh dapat menyampaikan aspirasi mereka mengenai kondisi kerja dan besaran upah yang layak. Di beberapa kasus, negosiasi ini dapat menciptakan tensi antara buruh dan manajemen perusahaan, namun jika dikelola dengan baik, dapat menghasilkan kesepakatan yang menguntungkan kedua belah pihak. Tren globalisasi dan investasi asing juga tidak dapat diabaikan dalam analisis upah di Indonesia. Globalisasi membuka pasar tenaga kerja Indonesia kepada pengaruh eksternal, termasuk standar upah dari perusahaan multinasional yang beroperasi di Indonesia. Keberadaan perusahaan asing yang memberikan upah lebih tinggi sering kali memicu peningkatan standar upah domestik, karena perusahaan lokal terpaksa menawarkan kompensasi yang kompetitif untuk menarik dan mempertahankan tenaga kerja berkualitas. Namun demikian, ada juga tantangan yang dihadapi dalam konteks globalisasi. Adanya persaingan global memaksa perusahaan untuk terus meningkatkan efisiensi dan produktivitas, yang terkadang dapat berujung pada penekanan upah pekerja. Oleh karena itu, perlindungan hak pekerja dan kebijakan ekonomi yang inklusif sangat diperlukan untuk menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan pekerja. Dalam perspektif jangka panjang, dinamika upah juga terkait erat dengan inovasi teknologi dan otomatisasi. Penerapan teknologi canggih di berbagai sektor industri tidak hanya meningkatkan produktivitas tetapi juga mengubah struktur pekerjaan. Pekerjaan yang bersifat rutin dan dapat diotomatisasi mungkin mengalami penurunan permintaan, sementara pekerjaan yang membutuhkan keahlian khusus dalam pengelolaan teknologi akan meningkat. Perubahan ini berimplikasi langsung pada komposisi upah di berbagai sektor. Saat menganalisis upah di Indonesia, penting juga untuk memperhatikan disparitas upah antara gender dan kelompok sosial lainnya. Walaupun telah terjadi kemajuan dalam beberapa dekade terakhir, masih terdapat kesenjangan upah yang signifikan antara laki-laki dan perempuan. Disparitas upah ini sering kali disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk sektor pekerjaan yang didominasi oleh gender tertentu, tingkat pendidikan, serta diskriminasi di tempat kerja. Kebijakan yang mendorong kesetaraan gender dan inklusi sosial menjadi kunci dalam mengatasi isu ini. Pada akhirnya, memahami dinamika upah di Indonesia memerlukan pendekatan holistik yang mencakup analisis dari berbagai faktor ekonomi, sosial, dan kebijakan. Di Eulerpool, kami berkomitmen untuk menyediakan data dan analisis yang tepat guna membantu pemangku kepentingan dalam membuat keputusan yang informatif. Dengan pemahaman yang lebih mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi upah, diharapkan dapat tercipta kebijakan dan strategi yang lebih efektif untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Indonesia. Sebagai platform yang menyediakan data ekonomi makro, kami mengundang para pengguna untuk mengeksplorasi lebih lanjut informasi terkait upah dan berbagai indikator ekonomi lainnya yang kami tawarkan. Analisis yang komprehensif dan data yang dapat diandalkan menjadi fondasi penting dalam merumuskan strategi bisnis dan kebijakan ekonomi yang akurat. Melalui kolaborasi dan pemahaman bersama, kita dapat bergerak menuju ekonomi yang lebih adil dan sejahtera bagi semua.

Upah Irlandia — FAQ

What is the current Upah in Irlandia?

The current Upah in Irlandia is 1.011,88EUR/Week as of 1/12/2025.

How has the Upah in Irlandia changed recently?

The Upah in Irlandia increased from 996,1EUR/Week (1/9/2025) to 1.011,88EUR/Week (1/12/2025).

What is the all-time high for Upah in Irlandia?

The all-time high for Upah in Irlandia was 1.029,81EUR/Week, recorded on 1/3/2025.

What is the all-time low for Upah in Irlandia?

The all-time low for Upah in Irlandia was 676,58EUR/Week, recorded on 1/9/2014.

What is the historical average of Upah in Irlandia?

The historical average of Upah in Irlandia is 773,83EUR/Week, calculated over the period from 1/3/2008 to 1/9/2025.

Where does the Upah data for Irlandia come from?

The Upah data for Irlandia is sourced from Central Statistics Office Ireland and published on Eulerpool.