ROND
| Exchange | Market Pair | Price | +2% Depth | -2% Depth | Volume (24H) | Volume % | Type | Liquidity Rating | Last Updated |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Bybit | ROND/USDT | 0,00 | 283,53 | 195,48 | 2.249,06 | 0 | cex | 111,00 | 18/4/2025, 08.03 |
| TRIV | ROND/USDT | 0,00 | 317,01 | 380,00 | 1,57 | 0,00 | cex | 197,00 | 14/5/2025, 08.09 |
| Zaif | POLYGON.ROND/JPY | 0,00 | 1.498,25 | 1,97 | 0,01 | 0,00 | cex | 1,00 | 9/7/2025, 04.20 |
| TRIV | ROND/IDR | 0,00 | 317,01 | 380,00 | 0,00 | 0,00 | cex | 201,00 | 14/5/2025, 08.09 |
ROND FAQ
Teknologi di balik ROND (ROND) tertanam kuat di Genso Metaverse, sebuah dunia virtual yang melanjutkan warisan dari game pemenang penghargaan Nintendo Switch/PS4 "Elemental Knights." Dikenal sebagai GensoKishi Online Metaworld, platform ini mengintegrasikan teknologi blockchain untuk menciptakan lingkungan yang mulus dan aman bagi penggunanya. Dengan sejarah lebih dari 14 tahun dan lebih dari 8 juta unduhan secara global, GensoKishi telah memantapkan dirinya sebagai platform yang kuat dengan metaverse 3D yang berfungsi penuh, menghubungkan pengguna di berbagai perangkat termasuk smartphone, PC, dan konsol video game. ROND beroperasi pada blockchain, sebuah buku besar terdesentralisasi yang mencatat semua transaksi di jaringan komputer. Sifat terdesentralisasi ini memastikan bahwa tidak ada satu entitas pun yang memiliki kendali atas seluruh jaringan, menjadikannya tahan terhadap sensor dan penipuan. Setiap transaksi diverifikasi oleh beberapa node (komputer) dalam jaringan, yang membantu mencegah pengeluaran ganda dan aktivitas jahat lainnya. Mekanisme konsensus blockchain, sering kali menggunakan Proof of Work (PoW) atau Proof of Stake (PoS), memastikan semua peserta setuju dengan keadaan buku besar tersebut, menambah lapisan keamanan ekstra. Dalam Genso Metaverse, ROND digunakan untuk transaksi dan peningkatan dalam game, sementara token lain, MV, digunakan untuk pemungutan suara dan membangun dunia baru. Sistem token ganda ini memungkinkan pengalaman pengguna yang lebih dinamis dan interaktif. Misalnya, pemain dapat menggunakan ROND untuk membeli item, meningkatkan karakter mereka, atau berdagang dengan pemain lain, sehingga menciptakan ekonomi dalam game yang hidup. Teknologi blockchain di balik ROND juga menggunakan teknik kriptografi untuk mengamankan transaksi. Setiap transaksi dienkripsi dan dihubungkan dengan transaksi sebelumnya, membentuk rantai blok. Hal ini membuat sangat sulit bagi pelaku jahat untuk mengubah informasi tanpa terdeteksi. Selain itu, penggunaan smart contract—kontrak yang mengeksekusi sendiri dengan ketentuan yang langsung tertulis dalam kode—mengotomatisasi dan menegakkan kesepakatan, mengurangi kebutuhan akan perantara dan lebih meningkatkan keamanan. Aspek penting lainnya dari teknologi ini adalah skalabilitasnya. Genso Metaverse dirancang untuk menangani sejumlah besar transaksi secara simultan, memastikan pengalaman yang lancar dan bebas lag bagi penggunanya. Ini sangat penting dalam lingkungan permainan di mana interaksi waktu nyata adalah hal yang krusial. Tim pengembangan, dengan pengalaman lebih dari 20 tahun dalam game online dan judul MMORPG terkenal, telah memanfaatkan keahlian mereka untuk menciptakan sistem yang dapat diskalakan dan efisien. Selain itu, integrasi teknologi blockchain dalam Genso Metaverse memungkinkan kepemilikan sebenarnya atas aset digital. Pemain dapat memiliki, memperdagangkan, dan menjual item dalam game mereka di luar lingkungan game, berkat interoperabilitas aset blockchain. Hal ini membuka peluang baru untuk monetisasi dan menambah nilai pada pengalaman bermain permainan. Teknologi di balik ROND juga mencakup langkah-langkah kuat untuk mencegah serangan dari pelaku jahat. Misalnya, sifat terdesentralisasi dari blockchain membuatnya sangat tahan terhadap serangan Distributed Denial of Service (DDoS), yang bertujuan membanjiri jaringan dengan lalu lintas. Selain itu, mekanisme konsensus dan keamanan kriptografi memastikan bahwa meskipun sebagian dari jaringan terkompromi, integritas blockchain tetap terjaga. Dalam konteks Genso Metaverse, penggunaan token ROND dan MV menciptakan ekosistem yang seimbang di mana pemain dapat terlibat dalam berbagai aktivitas, mulai dari tata kelola hingga transaksi dalam game, semuanya sambil merasakan manfaat dari keamanan dan transparansi teknologi blockchain. Pengalaman luas tim pengembang dalam industri game telah memungkinkan mereka untuk menciptakan sebuah metaverse yang tidak hanya menghibur tetapi juga memberdayakan penggunanya melalui teknologi terdesentralisasi.
ROND Investor juga tertarik pada Cryptos ini
Daftar ini menampilkan pilihan Cryptos yang telah dipilih dengan hati-hati, yang mungkin menarik bagi investor. Investor yang telah berinvestasi di ROND, juga telah berinvestasi dalam Cryptocurrencies berikut. Kami telah menyediakan analisis Crypto sendiri untuk semua Cryptos yang terdaftar di Eulerpool.
Permulaan dan Peningkatan Popularitas Mata Uang Kripto
Sejarah mata uang kripto dimulai pada tahun 2008, ketika seseorang atau kelompok dengan nama samaran Satoshi Nakamoto menerbitkan whitepaper "Bitcoin: A Peer-to-Peer Electronic Cash System". Dokumen ini menjadi dasar bagi mata uang kripto pertama, Bitcoin. Bitcoin menggunakan teknologi desentralisasi, yang dikenal sebagai Blockchain, untuk memungkinkan transaksi tanpa kebutuhan akan otoritas pusat.
Pada bulan Januari 2009, jaringan Bitcoin dimulai dengan penambangan Blok Genesis. Pada awalnya, Bitcoin lebih merupakan eksperimen proyek untuk sekelompok kecil penggemar. Pembelian komersial pertama yang dikenal dengan menggunakan Bitcoin terjadi pada tahun 2010, ketika seseorang menghabiskan 10.000 Bitcoin untuk dua pizza. Saat itu, nilai satu Bitcoin hanya beberapa pecahan dari satu sen.
Pengembangan mata uang kripto lainnya
Setelah keberhasilan Bitcoin, tidak lama kemudian muncul kriptokurensi lainnya. Koin digital baru ini, sering kali disebut sebagai "Altcoins", mencari cara untuk menggunakan dan meningkatkan teknologi Blockchain dengan berbagai metode. Beberapa Altcoins awal yang paling terkenal adalah Litecoin (LTC), Ripple (XRP), dan Ethereum (ETH). Ethereum, yang didirikan oleh Vitalik Buterin, terutama berbeda dari Bitcoin karena memungkinkan pembuatan Smart Contracts dan aplikasi terdesentralisasi (DApps).
Pertumbuhan Pasar dan Volatilitas
Pasar untuk mata uang kripto berkembang pesat, dan bersamaan dengan itu perhatian publik meningkat. Nilai Bitcoin dan mata uang kripto lainnya mengalami fluktuasi yang ekstrem. Momen puncak seperti akhir tahun 2017, ketika harga Bitcoin hampir mencapai 20.000 dolar AS, bergantian dengan penurunan pasar yang tajam. Volatilitas ini menarik baik investor maupun spekulan.
Tantangan Regulasi dan Penerimaan
Seiring dengan meningkatnya popularitas mata uang kripto, pemerintah di seluruh dunia mulai berurusan dengan regulasi kelas aset baru ini. Beberapa negara mengambil sikap yang ramah dan mendukung pengembangan teknologi kripto, sementara yang lain mengenalkan regulasi yang ketat atau bahkan melarang mata uang kripto sepenuhnya. Meskipun menghadapi tantangan ini, penerimaan mata uang kripto di arus utama terus bertambah, dengan perusahaan dan lembaga keuangan mulai mengadopsinya.
Perkembangan Terkini dan Masa Depan
Dalam beberapa tahun terakhir, perkembangan seperti DeFi (Decentralized Finance) dan NFTs (Non-Fungible Tokens) telah memperluas spektrum kemungkinan yang ditawarkan oleh teknologi Blockchain. DeFi memungkinkan transaksi finansial kompleks tanpa lembaga keuangan tradisional, sementara NFTs memungkinkan tokenisasi karya seni dan objek unik lainnya.
Masa depan mata uang kripto tetap menjadi hal yang menarik dan tidak pasti. Pertanyaan seputar skalabilitas, regulasi, dan penetrasi pasar masih belum terjawab. Namun demikian, ketertarikan terhadap mata uang kripto dan teknologi blockchain yang menjadi dasarnya lebih kuat daripada sebelumnya, dan peran mereka dalam ekonomi global diperkirakan akan terus bertambah.
Keuntungan berinvestasi di Cryptocurrency
1. Potensi Penghasilan Tinggi
Kriptokurensi dikenal dengan potensi imbal hasil yang tinggi. Investor yang berinvestasi awal dalam proyek seperti Bitcoin atau Ethereum telah mendapatkan keuntungan yang signifikan. Imbal hasil tinggi ini membuat kriptokurensi menjadi pilihan investasi yang menarik bagi investor yang berani mengambil risiko.
2. Kemandirian dari sistem keuangan tradisional
Kriptokurensi menawarkan alternatif terhadap sistem keuangan tradisional. Mereka tidak terikat pada kebijakan bank sentral, yang membuat mereka menjadi lindung nilai yang menarik terhadap inflasi dan ketidakstabilan ekonomi.
3. Inovasi dan pengembangan teknologi
Investasi dalam mata uang kripto juga berarti investasi dalam teknologi baru. Blockchain, teknologi di balik banyak mata uang kripto, memiliki potensi untuk merevolusi berbagai industri, dari layanan keuangan hingga manajemen rantai pasokan.
4. Likuiditas
Pasar kripto beroperasi sepanjang waktu, yang berarti likuiditas yang tinggi. Investor dapat membeli dan menjual aset mereka kapan saja, yang merupakan keuntungan yang jelas dibandingkan dengan pasar tradisional yang terikat pada jam operasional.
Kerugian dari Investasi dalam Mata Uang Kripto
1. Volatilitas Tinggi
Kriptokurensi dikenal karena volatilitasnya yang ekstrem. Nilai kriptokurensi dapat naik atau turun dengan cepat dan tak terduga, yang menimbulkan risiko tinggi bagi investor.
2. Ketidakpastian Regulasi
Lanskap regulasi untuk mata uang kripto masih terus berkembang dan sangat bervariasi dari satu negara ke negara lain. Ketidakpastian ini dapat menimbulkan risiko, terutama ketika hukum dan regulasi baru diperkenalkan.
3. Risiko Keamanan
Meskipun teknologi Blockchain dianggap sangat aman, ada risiko yang berkaitan dengan penyimpanan dan pertukaran mata uang kripto. Peretasan dan penipuan bukan hal yang jarang dalam dunia kripto, yang memerlukan tindakan pencegahan tambahan.
4. Kurangnya Pemahaman dan Penerimaan
Banyak orang tidak sepenuhnya memahami mata uang kripto dan teknologi yang melandasinya. Kurangnya pemahaman ini dapat menyebabkan investasi yang salah. Selain itu, penerimaan mata uang kripto sebagai alat pembayaran masih terbatas.